@thesis{thesis, author={ARIF MOCHAMAD KRISNA}, title ={ANALISIS PELAKSANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN DI SD NEGERI 2 WONOSARI KECAMATAN PATEBON KABUPATEN KENDAL TAHUN 2019/2020}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7534/}, abstract={MOCHAMAD KRISNA ARIF. NPM 15120228. ?Analisis Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan di SD Negeri 2 Wonosari Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal Tahun 2019/2020?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Asep Ardiyanto,M.Or, Ferina Agustini,S.Pd.,M.Pd. 2020. Lingkungan sekolah sangat berperan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kondisi lingkungan yang baik akan mempengaruhi motivasi belajar siswa sehingga prestasi akademiknya akan meningkat. Langkah pihak SD Negeri 2 Wonosari dalam memberikan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan, sudah diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari, seperti kegiatan jumat bersih, kebiasaan membuang sampah pada tempatnya yang dilaksanakan melakui poster- poster yang ditempel di sekolah, ataupun kegiatan menanam tanaman yang dilaksanakan hari jumat. Bagaimanakah pelaksanaan pendidikan kesehatan sekolah di SD Negeri 2 Wonosari Tahun Pelajaran 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menganalisis Pendidikan Kesehatan Sekolah di SD Negeri 2 Wonosari tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu didapatkan dari kepala sekolah, guru dan siswa kelas 3-6 SD Negeri 2 Wonosari. Data berupa hasil observasi, angket dan wawancara. Pelaksanaan pendidikan kesehatan di SD Negeri 2 Wonosari sudah cukup baik karena lingkungan sekolah dan kelas sudah bersih. Terdapat kegiatan- kegiatan juga yang mendukung pelaksanaan pendidikan kesehatan, seperti kegiatan bulanan rutin yaitu kerja bakti hari jumat, gerakan cuci tangan sebelum dan sesudah makan, dan piket harian. Melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekolah, pelaksanaan pendidikan kesehatan menjadi berhasil, dan semua komponen sekolah lebih peduli dengan kebersihan tubuh dan kebersihan lingkungan sekitar, sehingga tercipta keadaan yang nyaman dan khususnya siswa bisa terbiasa melaksanakan pendidikan kesehatan. Berdasarkan penelitian saran yang dapat disampaikan yaitu sebagai bahan evaluasi sekolah terkait pendidikan kesehatan, siswa lebih peduli dengan pendidikan kesehatan serta dapat digunakan sebagai referensi peneliti lain. Selain itu perlu menambah tempat cuci tangan disertai sabun di masing-masing kelas, mengoptimalkan peran UKS untuk membantu proses pelaksanaan pendidikan kesehatan (peran pengoptimalan dokter kecil) dan meningkatkan peran kerja sama dengan pemerintah khususnya puskesmas.} }