@thesis{thesis, author={INDRIANI FITRI}, title ={STUDI ANALISIS KESULITAN BELAJAR MENULIS DAN CARA MENGATASINYA PADA SISWA KELAS II A SDLB NEGERI PATI}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7597/}, abstract={FITRI INDRIANI. NPM 15120435. Skripsi. Januari 2020. ?Studi Analisis Kesulitan Belajar Menulis dan Cara Mengatasinya Pada Siswa Kelas II A SDLB Negeri Pati?. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Joko Siswanto, M.Pd., dan Pembimbing II Diana Endah Handayani, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesulitan belajar menulis siswa tunanetra di SDLB Negeri Pati. Hasil belajar menulis siswa tunanetra di kelas II A nilai ketuntasan hanya mencapai 50% dari skor Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 70. Fokus penelitian ini adalah kesulitan belajar menulis dan cara mengatasinya pada siswa kelas II A SDLB Negeri Pati. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan kesulitan belajar menulis dan cara mengatasinya pada siswa kelas II A SDLB Negeri Pati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripsif. Sumber data pada penelitian ini siswa, guru, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan trianggulasi gabungan. Keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas data dengan trianggulasi yaitu hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan, menulis, dan menyimpulkan tanggapan dari sumber yang diperoleh, dan penelitian kuantitatif digunakan untuk menghitung data kuisioner yang berupa angka-angka. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan, bahwa kesulitan belajar menulis siswa tunanetra kelas II A, antara lain: 1) siswa kesulitan dalam memegang pensil; 2) siswa kesulitan dalam menuliskan nama panggilannya sendiri; 3) siswa kesulitan dalam menuliskan huruf; 4) siswa kesulitan dalam menyalin kata-kata dari papan tulis ke reglet; dan 5) siswa kesulitan menulis menggunakan reglet. Cara mengatasi kesulitan siswa menggunakan pensil dengan cara melatih terus menerus dengan intensif. Cara mengatasi kesulitan siswa menuliskan nama panggilannya sendiri dengan memberikan contoh, sehingga siswa dapat mencontoh dan menuliskan namanya sendiri. Cara mengatasi kesulitan siswa menuliskan huruf dengan cara mengulang terus menerus menulis huruf yang bentuknya hampir sama, siswa akan terbiasa dan mengetahui perbedaannya. Cara mengatasi kesulitan siswa menyalin kata-kata dari papan tulis ke reglet dengan melatih terus menerus karena menyalin kata-kata dari papan tulis ke reglet bagi siswa tunanetra membutuhkan waktu yang cukup lama. Cara mengatasi kesulitan menulis pada garis reglet dengan meraba dengan urut dan ditiru. Kata Kunci: Studi Analisis, Siswa Tunanetra, Pembelajaran Menulis, Kesulitan Belajar Menulis} }