@thesis{thesis, author={APRILIA ANINDITA DWI KUSTI}, title ={MOTIVASI BELAJAR SISWA DARI KELUARGA BERCERAI SISWA KELAS XII MIPA SMA N 3 PEMALANG}, year={2019}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7602/}, abstract={Anindita Dwi Kusti Aprilia NPM 15110131 ?Motivasi Belajar Siswa dari Keluarga bercerai Siswa Kelas XII SMA N 3 Pemalang?. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2019. Pembimbing I Dr. Arri Handayani, S.Psi., M.Si. Pembimbing II Padmi Dhyah Yulianti, S.Psi., M.Psi.,Psikolog. Latar belakang masalah yang mendorong penelitian ini adalah siswa dari keluarga bercerai yang terlihat kurang termotivasi dalam belajarnya. Hal ini dapat dilihat saat siswa mengikuti jam pelajaran, siswa masih terlihat pasif, kurang antusias saat proses pembelajaran, sering keluar masuk kelas saat jam pelajaran sedang berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dari keluarga bercerai. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif karena data yang diperoleh tidak berupa angka-angka melainkan berupa kalimat atau pernyataan- pernyataan yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta atau fenomena di lapangan. Data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis dan diuraikan untuk mengetahui motivasi belajar dari siswa dari keluarga bercerai. Berdasarkan data yang diperoleh dari Partisipan penelitian, menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari kuatnya kemauan untuk belajar, jumlah waktu yang disediakan, kerelaan meninggalkan kewajiban atau tugas lain, dan ketekunan dalam mengerjakan tugas belajarnya antara lain: siswa kurang aktif saat proses pembelajaran, kurang dapat memanfaatkan waktu, sering menunda-nunda dalam mengerjakan tugas, kurang antusias dalam mengkuti pelajaran, tidak adanya kesadaran untuk belajar. Saran yang disampaikan oleh peneliti hendaknya guru BK dapat terus memberikan dukungan, motivasi, dan perhatian lebih kepada siswa yang berasal dari keluarga bercerai agar nantinya siswa dapat selalu termotivasi belajarnya. Kata Kunci : Motivasi Belajar siswa, Perceraian, Studi Kasus} }