@thesis{thesis, author={Lutfiana Fitria}, title ={KESIAPAN SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PAPERLESS BERBASIS APLIKASI EXAMBRO DI SMA NEGERI 1 KAYEN}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7608/}, abstract={Fitria Lutfiana ?Kesiapan Sekolah dalam Implementasi Kebijakan Paperless Berbasis Aplikasi Exambro di SMA Negeri 1 Kayen?, Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya sistem evaluasi pembelajaran yang baru digunakan ditahun 2019 yaitu berbasis aplikasi exambro yang pada tahun-tahun sebelumnya belum pernah diterapkan di SMA Negeri 1 Kayen. Meskipun termasuk sistem penilaian akhir sekolah yang baru diterapkan, pada kenyataannya sistem ini dapat bekerja lebih efektif dan efisien, mengurangi penggunaan kertas (paperless) serta memberikan dampak positif untuk jangka panjang baik bagi sekolah, guru, maupun peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesiapan infrastruktur sekolah, kesiapan guru dan kesiapan peserta didik dalam implementasi kebijakan paperless berbasis aplikasi exambro di SMA Negeri 1 Kayen. Pembahasan hasil penelitian dilakukan dengan berpedoman pada teori E- Learning Readiness yang dikemukakan oleh Teddy and Swatman (2006). Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas dengan metode triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan langkah kondensasi data, penyajian data dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur sekolah dalam pengadaan exambro cukup memadai, namun masih ada beberapa kendala yang terjadi seperti jaringan internet tidak stabil. Kendala tersebut dipengaruhi oleh sinyal yang secara tiba-tiba dapat berubah karena faktor cuaca yang tidak mendukung dan lokasi geografis sekolah. Selanjutnya guru di SMA Negeri 1 Kayen belum secara keseluruhan siap dalam menerapkan evaluasi pembelajaran dengan menggunakan exambro. Guru dengan usia dibawah 50 tahun lebih mudah dalam menyikapi peralihan pada teknologi pembelajaran, sedangkan guru dengan usia diatas 50 tahun belum familiar terhadap IT. Peserta didik belum sepenuhnya siap dalam menerapkan aplikasi exambro dalam proses evaluasi pembelajaran. Hal ini dapat dibuktikan dengan masih seringnya terjadi kendala teknis seperti peserta didik yang lupa password untuk login exambro dan tidak semua peserta didik memiliki smartphone android yang dapat mendukung penggunaan exambro. Kata Kunci: Kesiapan Sekolah, Paperless, Exambro.} }