@thesis{thesis, author={ASLAMI ARDHITA DIAN}, title ={KEEFEKTIFAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SD NEGERI TAMBAKREJO 01 SEMARANG}, year={2019}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7729/}, abstract={ARDHITA DIAN ASLAMI. NPM 15120205. ?Keefektifan model cooperative learning tipe talking stick terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. Moh. Aniq KHB, M.Hum dan Diana Endah Handayani, M.Pd 2019. Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil belajar matematika yang dicapai siswa belum maksimal berdasarkan data yang didapat hanya 30% siswa dari seluruh jumlah siswa yakni 26 yang telah mencapai nilai KKM yaitu 65. Selain itu berdasarkan hasil wawancara ditemukan beberapa siswa masih banyak yang belum memahami mata pelajaran matematika. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah model cooperative learning tipe talking stick efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model cooperative learning tipe talking stick terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. Efektif dalam penelitian ini adalah jika seluruh siswa telah mencapai nilai KKM yaitu 65 pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design tipe one group pretest-posttest (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang yang berjumlah 26 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi, dan tes. Berdasarkan analisis uji normalitas dengan Ltabel= 0,171, diperoleh normalitas akhir dengan L0= 0,141. Karena L0 < Ltabel maka hasil H0 diterima dan data berasal dari distribusi normal. Selanjutnya perhitungan uji t hasil belajar thitung lebih dari ttabel (5,535 > 1,671) maka H0 ditolak. Artinya terdapat perbedaan nilai hasil belajar lebih baik antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) yang menggunakan model Cooperative Learning tipe Talking Stick. Jadi model Cooperative Learning tipe Talking Stick efektif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Tambakrejo 01 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah model cooperative learning tipe talking stick dapat digunakan sebagai alternatif guru dalam mengajar pembelajaran matematika di kelas. Kata kunci : Model Cooperative Learning, Talking Stick, Hasil Belajar, Matematika} }