@thesis{thesis, author={Handoko Wahyu Tri}, title ={PERBANDINGAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI}, year={2019}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7818/}, abstract={WAHYU TRI HANDOKO. NPM 14230105. ;"Perbandingan Model Team Games Tournament (Tgt) Dan Student Teams Achievement Division (Stad) Terhadap Hasil Belajar Passing Bawah Bolavoli". Skripsi. Pembimbing I Fajar Ari Widyatmoko, S.Pd., M.Pd.dan pembimbing II Galih Dwi Pradipta, S.Pd., M.Or. 2019. Berdasarkan wawancara dan observasi, banyak siswa yang belum menguasai teknik dasar bola voli salah satunya adalah passing. Hal ini dikarenakan kurang variatifnya model pembelajaran yang digunakan sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Seberapa besar pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli?, 2) Seberapa besar pengaruh model pembelajaran Student Teams Achivment Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli?, 3)Seberapa besar perbedaan antara model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan Student Teams Achivment Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli?. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui manakah yang lebih baik antara model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan Student Teams Achivment Division (STAD) terhadap hasil belajar passing bawah bola. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di MTs Sunan Kalijaga Bawang Batang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental desain dalam bentuk pretest-posttest control grup design dalam dua macam perlakuan. Model penelitian ini adalah perluasan dari model pertama, jika dalam model pertama terdapat hanya satu kelompok yang diberikan treatment atau perlakuan, dalam model ini terdapat dua kelompok yang diberikan treatment atau perlakuan. Hasil uji perbandingan nilai rata-rata posttest pada ketiga aspek diperoleh nilai sig < 0.05 yang berarti bahwa ada perbedaan rata-rata nilai posttest yang signifikan antara kelompok TGT dan STAD dan KONTROL. Hasil uji Wilcoxon kelompok TGT yaitu Pretest Posttest Avektif -4.563(a), Pretest Posttest Kognitif - 4.799 (a), Pretest Posttest Psikomotor -4.810 (a). Hal diatas menunjukkan bahwa metote TGT lebih efektif dibandingan dengan metode STAD dan KONTROL dalam meningkatkan kemampuan pasing bawah siswa berdasarkan ketiga aspek yaitu, afektif, kognitif dan psikomotorik. Bagi guru penjas disarankan agar model pembelajaran team games tornament dapat dijadikan salah satu model pembelajaran alternatif untuk meningkatkan keaktifan siswa Kata Kunci : Team Games Tournament (Tgt), Student Teams Achievement Division (Stad), Passing Bawah} }