@thesis{thesis, author={RISKIANA ATA}, title ={ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI PAGUMENGANMAS KABUPATEN PEKALONGAN}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7854/}, abstract={ATA RISKIANA. NPM 15120473. ?Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Pagumenganmas Kabupaten Pekalongan?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Filia Prima Artharina, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II Prasena Arisyanto, S.Pd., M.Pd. Januari 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesiapan guru kelas yang bermacam- macam dalam menghadapi pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013. Mengingat setiap guru memiliki kemampuan yang berbeda-beda sehingga kesulitan yang ditemukan juga berbeda. Model RPP yang digunakan juga bervariasi setiap gurunya. Sehingga dalam pelaksanaan pembelajarannya pun memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan demikian diperlukan sebuah kajian yang mendalam terkait pelaksanaan pembelajaran di sekolah tersebut, bagaimana pelaksanaan pembelajaran itu apakah sudah sesuai dengan yang diharapkan dengan Kurikulum 2013. Fokus penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Pagumenganmas Kabupaten Pekalongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Pagumenganmas Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Lokasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah SD Negeri Pagumenganmas Kabupaten Pekalongan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Pagumenganmas sudah sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Kurikulum 2013 meski belum secara maksimal. Kekurangan yang ada terdapat pada sarana dan prasarana sekolah yang menunjang pembelajaran. Dilihat dari analisis data yang telah dilakukan, tingkat keterlaksanaan dalam standar pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 sudah cukup baik. Kekurangan ditemukan pada standar sarana dan prasarana pendidikan yang belum lengkap dan memadai baik yang utama maupun pendukung. Hasil analisis telaah RPP dan pengamatan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan kepada empat guru yang diteliti menunjukkan bahwa keempat guru mendapatkan predikat A dalam telaah RPP dan pengamatan pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 dengan rentang nilai yang berbeda-beda. Saran yang dapat disampaikan adalah sekolah hendaknya mampu memprioritaskan sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran dan guru diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran yang bermakna dengan memperkuat kegiatan literasi, penguatan pendidikan karakter dan kemampuan berpikir kritis pada siswa.} }