@thesis{thesis, author={CHAERUNNISA NADIA}, title ={TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7874/}, abstract={Nadia Chaerunnisa. NPM 16410135. Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata dan Skenario Pembelajarannya di SMA. Skripsi. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang. Pembimbing II Dr. Asropah, M.Pd dan Pembimbing II Drs. Murywantobroto, M.Hum. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa tuturan terjadi dalam percakapan antara penutur dan mitra tutur. Percakapan tidak hanya terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, dalam novel pun terdapat percakapan antar tokoh. Tuturan yang terdapat dalam novel mengandung maksud yang ingin disampaikan penutur kepada mitra tutur seperti menyampaikan informasi, perasaan, maupun pikiran melaui bahasa tulisan. Dalam proses komunikasi tersebut akan memunculkan tindak tutur. Dalam novel pun terdapat tindak tutur yang terjadi dalam percakapan antar tokoh. Salah satu jenis tindak tutur yang terdapat dalam novel adalah tindak tutur ekspresif. Tindak tutur ekspresif digunakan untuk menyatakan atau mengekspresikan sesuatu yang dirasakan oleh penutur kepada mitra tutur. Penelitian tindak tutur ekspresif dilakukan untuk mengkaji mengenai makna yang sebenarnya dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata sehingga pembaca dapat memahami makna cerita dalam novel dan mengambil pelajaran dari novel lebih mudah. Kajian mengenai tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata dapat dijadikan sebagai salah satu pembelajaran di SMA terutama jika dihubungkan dengan pengetahuan berbahasa Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah wujud tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata? dan Bagaimanakah skenario pembelajaran tindak tutur ekspresif dalam novel Orang- Orang Biasa karya Andrea Hirata di SMA? Adapun tujuan yang dicapai adalah untuk mendeskripsikan wujud tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata dan mendeskripsikan skenario pembelajaran tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-Orang Biasa karya Andrea Hirata di SMA. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah tuturan yang mengandung tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata. Metode dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan peneliti itu sendiri atau human instrument dan kartu data. Metode dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan. Teknik penyajian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penyajian informal. Dari hasil analisis bahwa data yang ditemukan pada penelitian ini terdapat 52 wujud tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata. Tindak tutur ekspresif tersebut meliputi: tindak tutur ekspresif memuji, tindak tutur ekspresif mengucapkan selamat, tindak tutur ekspresif mengeluh, tindak tutur ekspresif menyalahkan, tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih dan tindak ix tutur ekspresif menyanjung. Tindak tutur ekspresif yang paling banyak ditemukan adalah tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah tindak tutur ekspresif menyanjung. Skenario pembelajaran tindak tutur ekspresif dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrean Hirata diterapkan dalam pembelajaran kebahasaan novel KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel yang dibaca dengan menggunakan model cooperative learning. Dalam penerapannya, guru menyampaikan materi kebahasaan dan tindak tutur ekspresif dalam novel, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok, peserta didik membaca novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata untuk mengamati kebahasaan dan wujud tindak tutur ekspresif tuturan tokoh dalam novel sesuai dengan kelompok masing-masing, peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya dan membuat laporan hasil diskusi, peserta didik mempresentasikan hasil diskusi, peserta didik dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran. Saran yang dapat diberikan adalah bagi para peneliti yang tertarik dengan tindak tutur dapat menggali lagi tentang jenis-jenis tindak tutur karena jenisnya banyak, bagi peneliti yang akan melakukan penelitian mengenai tindak tutur ekspresif hendaknya objek yang diteliti berbeda dengan penelitian ini. Saran bagi guru ketika pembelajaran agar dapat memberikan pengetahuan tambahan di luar materi pokok yang sedang diajarkan dan dapat menumbuhkan rasa cinta peserta didik terhadap suatu karya sastra, salah satunya novel. Saran bagi peserta didik diharapkan mampu memahami penggunaan tindak tutur eskpresif yang baik dan dapat memberikan pembelajaran mengenai nilai kesopanan dalam bertutur kata untuk dapat diterampak di kehidupan sehari-hari. Saran bagi pembaca dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai tindak tutur ekspresif dan diharapkan nantinya dapat dijadikan pedoman dalam bertutur dan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat. Kata kunci: Tin} }