@thesis{thesis, author={NUGROHO YANUAR ARI}, title ={PERAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERKONSTITUSI SISWA DI MA SYAROFUL MILLAH SEMARANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7891/}, abstract={Yanuar Ari Nugroho NPM. 13210026. Penanaman kesadaran berkonstitusi terhadap siswa di sekolah bertujuan untuk meminimalisir sikap yang tidak sesuai dengan Pancasila, mengingat budaya masyarakat millenial khususnya dikalangan anak muda di Indonesia saat ini mengalami krisis, maka salah satu cara untuk memutuskan rantai gejolak dikalangan anak muda yaitu dengan menanamkan kesadaran berkonstitusi terhadap siswa sekolah. Rumusan masalah skripsi ini adalah Bagaimanakah menanamkan sikap kesadaran berkonstitusi (studi kasus di MA Syarofil Millah). Tujuan skripsi ini adalah untuk program apa yang dibuat oleh sekolah upaya untuk meningkatkan kesadaran berkonstitusi (studi kasus di MA Syarofl Millah). Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Seting penelitiannya di MA Syarofil Millah. Fokus penelitian ini terdiri dari Merencanakan program kegiatan kesadaran konstitusi, Penerapan program kesadaran konstitusi,Mengembangkan program kesadaraan konstitusi dan Evaluasi program kesadaran konstitusi di MA Syarofatul Millah. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer (subjek yang diwawancarai) dan sumber data sekunder (gambar foto, struktur organisasi dll). Teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa MA Syarofil Millah menerapkan program kesadaran berkontitusi sebagai upaya untuk menanamkan cinta tanah air kepada siswa,perencanaan dilakukan dengan merelasikan dengan aturan yang ada kemudian guru menyontohkan dengan sikap. Evaluasi yang dilakukan yaitu dalam bentuk evaluasi sikap, dengan dilakukannya evaluasi maka guru akan mengetahui keberhasilan penerapan kesadaran berkonstitusi. Yang menjadikan program kesadaran berkonstitusi memiliki kendala adalah penerapannya yang terkendala pembelajaran daring karena COVID-19,sehingga minim kontak guru dan siswa.} }