@thesis{thesis, author={REDIANTO RESTU and SUJARWO IMAM}, title ={PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI PADA BENDUNG MEJAGONG KECAMATAN RANDUDONGKAL KABUPATEN PEMALANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/7981/}, abstract={Beberapa daerah di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang merupakan daerah yang kurang air pada saat terjadi musim kemarau. Data dari beberapa tahun terakhir Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang sering kekurangan air, hal ini mempengaruhi hasil pertanian pada beberapa daerah di Randudongkal. Sehingga perlu perencanaan irigasi yang baik agar tidak terjadi lagi kekeringan pada lahan pertanian di Kecamatan Randudongkal. Perencanaan irigasi yang tepat sangat diperlukan demi memenuhi kebutuhan lahan pertanian. Pembagian air yang tepat akan meningkatkan hasil produktifitas dan kualitas mutu panen. Optimalisasi jaringan irigasi pada bendung menjagong nantinya akan menjadi solusi untuk lahan pertanian dikecamatan Randudongkal yang kerap kali mengalami kekeringan pada saat musim kemarau. Dalam perencanaan jaringan irigasi ini dimulai dengan pengumpulan data topografi, data hidrologi, data klimatologi dan nilai evapotranspirasi, selanjutnya menentukan skema luasan, curah hujan, dan dimensi saluran dalam mendistribusikan air. Luas DAS sungai comal 99,52 km2 dan luas lahan yang perlu dialiri irigasi 2000 ha. Dengan menentukan debit dari kebutuhan air intake 3,556 lt/dt/ha, dengan kebutuhan air 180 lt/dt/ha. Dengan hasil perhitungan ditemukan dimensi saluran dengan dimensi saluran primer lebar 3,5 m, tinggi 2,5 m, saluran sekunder lebar 2,5 m, tinggi 1,8 m, saluran tersier lebar 1,8 m, tinggi 0,9 m, dan saluran quarter lebar 1,6 m, tinggi 0,7 m Dengan pola tanam padi-padi-palawija didapatkan nilai puncak kebutuhan air terbesar pada bulan agustus pada masa tanam palawija dengan nilai 1,823 lt/dt/ha. Kata kunci : Lahan Irigasi, Saluran, Kebutuhan Air.} }