@thesis{thesis, author={AMALIA NURULITA ANISA}, title ={ANALISIS PEMAHAMAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI BERMAIN PERAN DI KELAS II SDN PANDEANLAMPER 05 SEMARANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8068/}, abstract={NURULITA ANISA AMALIA. NPM 16120147. ?Analisis Pemahaman Nilai- Nilai Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Bermain Peran di Kelas II SDN Pandeanlamper 05 Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2020. Dosen Pembimbing I, Ikha Lisyarini, S.Pd., M.Hum. Dosen Pembimbing II Muhammad Arief Budiman, S.S., M.Hum. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang maksmilanya pendidikan karakter yang ada disekolah, pendidikan karakter masih kurang merata antara kelas tinggi dan kelas rendah. Karena nilai karakter pada saat ini masih belum terungkap dan belum dianalisa lebih lanjut, pendidikan karakter bagi anak SD dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan supaya dapat menjadi kebiasaan kelak dewasa atau pada jenjang selanjutnya. Oleh karena itu peneliti menerapkan bermain peran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas II di SDN Pandeanlamper 05 Semarang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, seleksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penellitian menunjukkan ada beberapa nilai-nilai karakter yang terintegrasi dalam main peran yaitu nilai religius, nilai disiplin, nilai jujur, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai mandiri, nilai rasa ingin tahu, nilai semangat kebangsaan, nilai bersahabat/komunikatif, nilai cinta damai, nilai gemar membaca, nilai peduli lingkungan, nilai peduli sosial, nilai demokratis, dan nilai tanggungjawab. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya bermain peran dapat digunakan sebagai salah satu altenatif guru dalam mengajar di kelas.} }