@thesis{thesis, author={ISMATURROSIDAH -}, title ={IMPLEMENTASI FULL DAY SCHOOL SEBAGAI BEST PRACTICE PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SMA N 10 SEMARANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8122/}, abstract={Ismaturrosidah, NPM 15220088 ?Implementasi Full Day Scholl Sebagai Best Practice Pendidikan Karakter Siswa di SMA N 10 Semarang?, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2019. Penelitian ini di latar belakangi penerapan regulasi tentang sekolah sehari penuh yang nampaknya masih mengalami banyak kendala. Hal ini dibuktikan dengan inkonsistensi penerapan regulasi dimana tidak semua sekolah memberlakukan 5 hari kerja. Selain itu dampak dari penerapan aturan tersebut belum banyak di kaji. Salah satu sekolah yang telah menerapkan 5 hari kerja adalah SMA N 10 Semarang. Hal itu dibuktikan dengan penerapan program Lima Hari dengan pelaksanaan sekolah sehari penuh terhitung mulai hari Senin sampai hari Jumat setiap minggunya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dimana data yang terkumpul didasarkan pada data alamiah yang berupa kata-kata dalam mendeskripsikan objek yang diteliti. Penelitian kualitatif ini dapat dipandang sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang dan perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukan bahwa 1) Perencanaan kebijakan full day school sebagai best practice pendidikan karakter peserta didik terkait dengan pembentukan karakter terintegrasi pada seluruh kegiatan-kegiatan di sekolah. Oleh sebab itu, Perencanaan tersebut dilakukan melalui a) kebijakan pembentukan karakter santun dalam pribadi dan tangguh dalam prestasi, b) rencana pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan ekstrakulikuler, c) rencana sistem evaluasi yang dilakukan setiap akhir semester. 2) Pelaksanaan kebijakan full day school sebagai best practice pendidikan karakter siswa di SMA N 10 semarang telah dilaksanakan secara terintegrasi melalui pembiasaan proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakulikuler dengan hasil cukup baik. 3) Evaluasi kebijakan full day school sebagai best praktice pendidikan karakter dilakukan terhadap pembiasaan proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakulikuler. Evaluasi dilakukan melalui penilaian akhir semester dan rapat evaluasi tahunan dengan hasil karakter santun dalam pribadi dan tangguh dalam prestasi seluruh komponen cukup baik.4) Tindak lanjut yang dilakukan oleh sekolah yaitu dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap karakter santun dalam pribadi dan tangguh dalam prestasi dilakukan dengan baik melalui teguran dan pendampingan. Kata kunci : Implementasi, Full Day School, Pendidikan Karakter} }