@thesis{thesis, author={ISTIKHOLAH -}, title ={PENGARUH KARTU KUARTET DALAM MODEL PEMBELAJARAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS V SD NEGERI 04 PETARUKAN.}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8143/}, abstract={ISTIKHOLAH, NPM 15120267. ?Pengaruh Kartu Kuartet dalam Model Pembelajaran STAD Terhadap Hasil Belajar Tematik Siswa Kelas V SD Negeri 04 Petarukan?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang 2019. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang masih belum mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70,. Dari 40 siswa ada 65% siswa yang mendapatkan nilai <70, sedangkan 35% siswa mendapatkan nilai ?70. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah pengaruh media kartu kuartet dalam model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar siswa tema Udara Bersih Bagi Kesehatan Subtema Pentingnya Udara Bersih Bagi Kesehatan kelas V SD Negeri 04 Petarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganilisis pengaruh Media kartu kuartet dalam model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap hasil belajar siswa tema lingkungan sahabat kita subtema manusia dan lingkungankelas V SDNegeri04 Petarukan. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan model one grouppretest-posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 04 Petarukan. Sampel yang diambil adalah semua siswa kelas V SDN 04 Petarukan yang berjumlah 40 siswa. Semua anggota populasi menggunakan sampling total (Sensus). Data dalam penelitian ini diperoleh dengan wawancara, tes, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung>ttabel yaitu 7,718>2,020 sehingga Ho ditolak dan Ha artinya ada perbedaan rata-rata yang signifikan hasil belajar kognitif siswa pada pretest dan posttest. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh gain 0,47 artinya siswa mengalami peningkatan hasil belajar dengan kategori sedang. Hasil belajar pretest-posttes siswa menunjukkan kenaikan ketuntasan belajar sebesar 50%. Berdasarkan hasil belajar nilai rata-rata posttest 77,3 dengan siswa yang mencapai ketuntasan berjumlah 31 siswa atau 77,5% sedangkan nilai rata-rata pretest 57,90 dengan siswa yang mencapai ketuntasan berjumlah 11 siswa atau 27,5%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kuartet dalam model pembelajaran STAD dapat membuat siswa lebih aktif dan termotivasi dalam pembelajaran. Selain itu, dengan menggunakan media kartu kuartet dalam model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas V SD Negeri 04 Petarukan. Kata Kunci: Kartu Kuartet, STAD, Hasil Belajar, Pembelajaran Tematik.} }