@thesis{thesis, author={RAHMAWATI ITSNA AYU}, title ={ANALISIS KESALAHAN PENERAPAN KATA BAKU DAN TANDA BACA DALAM MENULIS KEMBALI ISI CERITA FABEL SUBTEMA 1 MANUSIA DAN LINGKUNGAN KELAS V SD NEGERI PANDEAN LAMPER 04}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8145/}, abstract={ITSNA AYU RAHMAWATI. NPM 15120343. ?Analisis Kesalahan Penerapan Kata Baku dan Tanda Baca dalam Menulis Kembali Isi Cerita Fabel Subtema 1 Manusia dan Lingkungan Kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Mudzanatun, S.Pd., M.Pd. Pembimbing II Ibnu Fatkhu Royana, S.Pd., M.Pd. 2019. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah saat kegiatan menulis, siswa menulis tidak menggunakan kata baku dan tanda baca yang tepat. Dalam hasil tulisan siswa banyak ditemukan kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca. Hal tersebut menyebabkan hasil tulisan siswa sulit dibaca dan dipahami, selain itu juga dapat menimbulkan makna ganda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca dalam menulis kembali isi cerita fabel subtema 1 manusia dan lingkungan kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bentuk kesalahan kata baku dalam menulis kembali isi cerita fabel subtema 1 manusia dan lingkungan kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04, 2) untuk mengetahui bentuk kesalahan tanda baca dalam menulis kembali isi cerita fabel subtema 1 manusia dan lingkungan kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Pandean Lamper 04. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah hasil tulisan siswa, angket, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian banyak ditemukan kesalahan penerapan kata baku dan tanda baca dalam hasil tulisan siswa. Kesalahan penerapan kata baku berjumlah 233 kata. Kesalahan penerapan tanda baca berjumlah 180 kesalahan. Hal tersebut sesuai dengan hasil angket yang diperoleh bahwa, siswa jarang menerapkan kata baku dan tanda baca di sekolah, di rumah, dan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga sesuai dengan hasil wawancara guru bahwa siswa menulis tidak menggunakan kata baku dan tanda baca yang tepat. Saran guru hendaknya melatih dan membiasakan siswa menulis menggunakan kata baku dan tanda baca yang benar sesuai aturan. Siswa lebih baik jika memiliki buku pedoman ejaan bahasa Indonesia (EBI) agar mengenal dan mengetahui ejaan bahasa Indonesia. Kata kunci: kesalahan, penerapan, kata baku dan tanda baca.} }