@thesis{thesis, author={RIATI DESY AMBAR}, title ={ANALISIS PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN TK OASIS KIDS SEMARANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8200/}, abstract={DESY AMBAR RIATI. NPM 14150062. ?Analisis Permainan Tradisional Lompat Tali Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini 5-6 Tahun TK Oasis Kids Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Dosen Pembimbing I Muniroh Munawar.S.Pi.,M.Pd, Dosen Pembimbing II Ratna Wahyu Pusari,S.Pd.,M.Pd. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah melihat kenyataan yang terjadi di lapangan ada rasa kekhawatiran dari peneliti, motorik kasar anak perlu dikembangkan karena tubuh anak belum banyak memiliki ketrampilan yang akan berbenturan dengan ketrampilan yang baru dipelajarinya pada permainan lompat tali. Rumusan masalah yaitu: Bagaimana deskripsi permainan tradisional lompat tali dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini 5-6 tahun Tk Oasis Kids Semarang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikanpermainan tradisional lompat tali dalam meningkatkan perkembangan motorik kasar anak usia dini 5-6 tahun di Tk Oasis Kids Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data analisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Teknik pengujian keabsahan data dengan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan diadakannya kegiatan Permainan tradisional lompat tali anak dapat meningkatkan motorik kasar baik dalam kekuatan, keseimbangan dan kelincahan. Saran yang dapat disampaikan hendaknya guru memberi contoh dan memberikan motivasi pada anak agar anak lebih percaya diri ketika melakukan lompat tali dan hendaknya memperhatiakan penyedian sarana bermain, sehingga pembelajaran dalam melatih motorik kasar pada anak dapat terfasilitasi dengan baik} }