@thesis{thesis, author={KURNIASARI DEWI INDAH}, title ={ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS IV SDN WARU MRANGGEN DEMAK}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8248/}, abstract={DEWI INDAH KURNIASARI. NPM 15120458 ?Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Kelas IV SDN Waru Mranggen Demak?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2020. Dosen Pembimbing I Joko Sulianto, S.Pd., M.Pd, dan Dosen Pembimbing II Mira Azizah, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penalaran dalam suatu proses pembelajaran. Kemampuan penalaran dalam pembelajaran matematika berguna untuk mengukur seberapa jauh kemampuan siswa dalam memahami, menentukan cara serta melakukan pemecahan masalah matematika yang beragam bentuknya. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: (1) Implementasi pembelajaran matematika di kelas IV SDN Waru Mranggen Demak (2) Klasifikasi kemampuan penalaran matematis ditinjau dari kemampuan memecahkan masalah pada siswa kelas IV SDN Waru Mranggen Demak. Tujuan penulisan skripsi ini adalah: (1) Mendeskripsikan implementasi pembelajaran matematika dikelas IV SDN Waru Mranggen Demak (2) Mendeskripsikan klasifikasi penalaran matematis ditinjau dari kemampuan memecahkan masalah siswa kelas IV SDN Waru. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di SDN Waru Mranggen Demak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi serta untuk pengumpulan data kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan soal tes pemecahan masalah matematika dengan berbagai aspek penalaran. Keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi teknik dan sumber. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, pembelajaran matematika termasuk dalam kategori baik dengan persentase sebesar 65%, data klasifikasi kemampuan penalaran matematis didapatkan persentase sebesar 35,3% pada aspek penalaran berpikir logis, 39,3% pada aspek berpikir deduksi, 40,6% pada aspek membuat alasan, 89,3% pada aspek memahami contoh negatif, 58,3% pada aspek memahami pengertian, 54,2% pada aspek menentukan metode, 53,6% pada aspek menarik kesimpulan, 45,3% pada aspek berpikir konsisten, 48% pada aspek berpikir sisrematis, dan 55,6% pada aspek menentukan strategi. Secara keseluruhan didapatkan hasil persentase sebesar 50,2% dengan kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran matematika di SDN Waru sudah berjalan dengan baik, namun dalam kemampuan penalaran siswa ditinjau dari kemampuan memecahkan masalah dengan materi FPB dan KPK serta penaksiran masih sangat rendah. Saran yang dapat diberikan dalam skripsi ini adalah bagi guru diharapkan penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa dan lebih memperhatikan serta membimbing siswa untuk meningkatkan kemampuan bernalar siswa. Kata kunci: penalaran matematis, pemecahan masalah} }