@thesis{thesis, author={SARI RIKA FITRIA}, title ={DAMPAK NILAI MORAL DALAM FILM “RUMAH TANPA JENDELA” BAGI SISWA SEKOLAH DASAR SD N REJOSARI 02 SEMARANG}, year={2020}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/8341/}, abstract={RIKA FITRIA SARI. NPM 16120249. ?Dampak Nilai Moral Dalam Film ?Rumah Tanpa Jendela? Bagi Siswa Sekolah Dasar SD N Rejosari 02 Semarang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2020. Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya moral generasi muda akibat perkembangan IPTEK yang begitu cepat telah memberikan perubahan yang signifikan terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, diantaranya dalam bidang pendidikan sehingga menimbulkan perubahan sifat atau tingkah laku anak yang dipengaruhi oleh tayangan-tayangan film. Perubahan itu ditandai dengan maraknya seks bebas dikalangan anak muda sekarang, merokok, percintaan, dan lain sebagainya. Fokus penelitian ini adalah bagaimana dampak nilai moral ?Film Rumah Tanpa Jendela? bagi Siswa Sekolah Dasar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak nilai moral dalam film ?Rumah Tanpa Jendela? Serta nilai moral apa saja yang bisa diambil setelah siswa menonton film. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengambil data sesuai dengan fakta di lapangan. Data yang diperoleh dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Siswa kelas V SD N Rejosari 02 Semarang. Data yang diperoleh menggunakan teknik simak catat, angket, dokumentasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ?Rumah Tanpa Jendela? sangat cocok ditontonkan untuk anak usia Sekolah Dasar. Film ?Rumah Tanpa Jendela? berdampak kepada siswa untuk menjadi manusia yang bermoral. Siswa sangat ingin meniru perilaku yang baik dari film yang mereka tonton. Berdasarkan wawancara yang sudah dilakukan dengan guru kelas dan orang tua siswa bahwa film ini sangat cocok untuk siswa SD dan dapat dijadikan sarana penanaman moral untuk anak. Menurut orang tu dan guru bahwa penanaman moral anak sangat penting dilakukan mulai usia dini, agar nantinya kalau mereka sudah lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, mereka sudah tau mana moral yang baik dan mana yang tidak baik karena sudah dibekali sejak kecil. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah bagi guru diharapkan bisa mengajarkan tentang moral yang baik untuk anak. Karena kalau sejak kecil anak dididik dengan norma baik, maka setelah dewasa anak akan menjadi manusia yang memiliki moral baik. Bagi orangtua diharapkan bisal membimbing dan memantau anak ketika sedang melihat televisi, supaya orangtua bisa mengarahkan mana yang bain untuk anak dan mana yang tidak.} }