@thesis{thesis, author={Tjoanda Enrico}, title ={Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dan kecemasan pada penderita diabetes melitus}, year={2022}, url={http://erepository.uwks.ac.id/11939/}, abstract={Tjoanda .,E. 2022. Systematic Literatur Review : Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Stress Dan Kecemasan Pada Penderita Diabetes Mellitus. Skiripsi. Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing: dr. Harsono Wiradinata,Sp.KJ.,MBA Diabetes melitus adalah sebuah penyakit yang tidak menular, di mana penyebabnya adalah pankreas yang rusak atau berkurang yang diproduksi oleh pankreas yang mengakibatkan kadar gula dalam darah meningkat. Salah satu usaha yang dapat dilakukan supaya bisa terhindar dari komplikasi yang disebabkan oleh diabetes melitus ini adalah dengan mengontrol pola hidup secara teratur. Permasalahan yang kerap dihadapi pada mereka yang tidak mendapatkan dukungan keluarga diantaranya yaitu stress dan rasa cemas. Pengidap Diabetes Melitus mempunyai keadaan psikologis yang tidak baik, seperti rasa cemas yang tinggi, stres, kecapean, dan depresi. Sehingga, dukungan keluarga sangat dibutuhkan bagi penderita diabetes melitus untuk memberi dukungan emosional serta dukungan-dukungan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dan kecemasan pada penderita diabetes melitus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Dari hasil pencarian jurnal, didapatkan total 40 jurnal yang kemudian dilakukan screening dan didapat 8 jurnal yang sesuai untuk penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memberikan dampak positf bagi penderita diabetes melitus berupa kasih sayang dari orang tua dan pasangan. Tingkat stress dan kecemasan pada penderita diabtes melitus berbeda-beda bisa ringan, sedang maupun berat ini dipengaruhi kualitas hidup penderita, terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dan kecemasan pada penderita diabetes mellitus. Kata Kunci: diabetes melitus, stress, kecemasan, dukungan keluarga} }