@thesis{thesis, author={Dewi Rahayu Prima}, title ={Pengaruh pemberian ektrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) terhadap jumlah sel basofil dan gambaran histopatologi pankreas tikus wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi alo}, year={2022}, url={http://erepository.uwks.ac.id/12185/}, abstract={Diabetes Mellitus adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin, sehingga terjadi hiperglikemia. Kembang bulan (Tithonia diversifolia) salah satu tanaman herbal yang digunakan sebagai obat tradisional antidiabetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) terhadap jumlah sel basofil dan histopatologi pankreas tikus wistar (Rattus norvegicus). Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah tikus 24 ekor yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan dan 4 kali ulangan. P0 (kontrol negatif) adalah kelompok tikus normal yang diberi akuades, P1 adalah tikus diabetes yang diberi metformin dosis 250 mg/kg BB. P2 (kontrol positif) adalah kelompok tikus diabetes yang diberi CMC Na 1%. P3 adalah kelompok tikus diabetes yang diberi ekstrak daun kembang bulan (Tithonia diversifolia) 300mg/kg BB. Data apusan darah dianalisis dengan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ekstrak daun kembang bulan terhadap jumlah sel basofil tidak berpengaruh nyata (P>0.05). Skoring histopatologi pankreas berdasarkan uji Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan Mann-Whitney menunjukkan hasil berbeda nyata pada kelompok tikus yang diberi ekstrak daun kembang bulan (P?0.05). Kesimpulan dari penelitian ini, pemberian ekstrak daun kembang bulan dosis 300mg/kg BB menunjukkan adanya perbaikan morfologis sel pankreas dan tidak berpengaruh pada jumlah sel basofil. Kata kunci : Diabetes Melitus, Tithonia diversifolia, Rattus norvegicus, pankreas, sel basofil} }