@thesis{thesis, author={Akliyah Devi Ma'ariful}, title ={“Perbedaan Pengaruh Oral Antidiabetic Drug (Glibenclamid, Glimepirid, Metformin) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Ngoro Kab. Mojokerto”}, year={2022}, url={http://erepository.uwks.ac.id/13585/}, abstract={ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang disebabkan karena produksi insulin tidak efektif maupun kondisi tubuh yang tidak dapat memaksimalkan hormon insulin dan ditandai oleh adanya peningkatan kadar gula dalam darah. Insulin diproduksi oleh pankreas yang berfungsi untuk metaolisme protein dan lemak. Terapi DM tipe 2 biasanya menggunakan Oral Antidiabetic Drug (OAD). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh oral antidiabetic drug (Glibenclamid, Glimepirid, Metformin) terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Ngoro Kab. Mojokerto. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancang bangun cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua daftar pasien penderita diabetes melitus yang terdaftar di Puskesmas Ngoro Kab. Mojokerto dari bulan Januari-Agustus 2021. Hasil dan kesimpulan: Hasil penelitian tidak ada Perbedaan Pengaruh Oral Antidiabetic Drug (Glibenclamid, Glimepirid, Metformin) terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus Tipe 2 di Puskesmas Ngoro Kab. Mojokerto. Hasil ini memberikan gambaran bahwa penggunaan 3 jenis OAD yaitu: glibenclamid, glimepirid dan metformin memiliki efektivitas yang hampir sama. Kata kunci: Diabetes melitus, glibenclamid, glimepirid dan metformin} }