@thesis{thesis, author={Muliahari Made Susmitha}, title ={HUBUNGAN PREMATURITAS DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR}, year={2022}, url={http://erepository.uwks.ac.id/14351/}, abstract={ABSTRAK Muliahari, Susmitha 2022. Hubungan Prematuritas dengan Kejadian Asfiksia pada Bayi Baru Lahir.Skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing : dr. Sie Ernawati, M.Kes Kejadian Asfiksia pada bayi yang lahir kurang bulan atau biasa disebut prematuritas sering terjadi karena ketidakmampuan organ pernafasan bayi untuk bernafas spontan segera setelah lahir disebabkan oleh imaturitas organ pada bayi terutama pada paru-paru karena bayi lahir sebelum kurang dari 37 minggu usia kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan prematuritas dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dari jurnal nasional maupun internasional dengan rentang 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan bayi lahir kurang bulan atau prematur dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir karena pengaruh imaturitas pada organ paru-paru bayi sehingga bayi mengalami gagal nafas spontan segera setelah lahir. Dapat disimpulkan bahwa prematuritas pada bayi baru lahir berhubungan dengan kejadian asfiksia. Untuk menurunkan angka kejadian asfiksia pada bayi maka disarankan para ibu untuk melakukan antenatal care secara rutin untuk mencegah secara dini jika ada kelainan pada kehamilan.} }