@thesis{thesis, author={Para'pak Frilly Valencia}, title ={Identifikasi dan penghitungan telur cacing nematoda pada saluran pencernaan harimau (Panthera tigris) di Bali Zoo, Gianyar}, year={2023}, url={http://erepository.uwks.ac.id/16140/}, abstract={Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengetahui jumlah telur cacing nematoda pada saluran pencernaan Harimau (Panthera tigris) yang ada di Bali Zoo, Gianyar. Populasi satwa liar saat ini mengalami penurunan yang sangat drastic. Salah satu faktor yang menyebabkan populasi satwa liar menurun adalah faktor penyakit. Penyakit kecacingan sangat sering dijumpai pada hewan karnivora, terutama pada felidae. Harimau hingga saat ini populasinya sangat menurun. Beberapa kasus kecacingan telah terjadi di berbagai konservasi atau penangkaran harimau. Sebanyak 6 sampel feses harimau diambil dari Bali Zoo dan dibawa ke laboratorium Parasitologi BBVET, Denpasar yang terdiri 4 ekor Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) serta 2 ekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Pemeriksaan sampel dilakukan dengan menggunakan tiga metode yaitu, metode natif, metode apung, dan metode Whitlock serta dilakukan analisis deskriptif terhadap data yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya Toxocara cati pada 1 ekor Harimau Sumatera dengan jumlah telur 680 EPG dan 1 ekor Harimau Benggala dengan jumlah telur 460 EPG. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Harimau yang berada di Bali Zoo, Gianyar terinfeksi cacing nematode yaitu Toxocara cati cacing nematoda Kata kunci : Toxocara cati, Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Harimau Benggala (Panthera tigris tigris)} }