@thesis{thesis, author={Damayanti Farida Tri}, title ={Hubungan progresivitas penyakit jantung koroner terhadap jenis dan keberhasilan tatalaksana non medikamentosa pada pasien penyakit jantung koroner di poliklinik jantung}, year={2020}, url={http://erepository.uwks.ac.id/6216/}, abstract={ABSTRAK Farida Tri Damayanti, 2018. Hubungan Progresivitas Penyakit Jantung Koroner Terhadap Jenis Dan Keberhasilan Tatalaksana Non Medikamentosa Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung. Tugas Akhir, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing : Emillia Devi Dwi R., S.Si, MT. Penyakit jantung koroner (PJK) disebabkan oleh penumpukan plak pada arteri koroner yang menyebabkan aliran darah ke miokardium terbatas. Penyebab PJK yang paling umum adalah aterosklerosis. Berbagai faktor yang berperan penting terhadap timbulnya PJK yang disebut sebagai faktor risiko PJK antara lain, faktor usia, jenis kelamin dan riwayat keluarga sakit jantung sebagai faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui hubungan progresivitas penyakit jantung koroner terhadap jenis dan keberhasilan tatalaksana non medikamentosa pada pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung. Berdasarkan hasil uji Chi square diperoleh nilai Sig. = 0,002 (< 0,05). Maka dengan hasil tersebut dapat dijabarkan bahwa ada hubungan antara progresivitas penyakit jantung koroner terhadap jenis dan keberhasilan tatalaksana non medikamentosa pada pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung. Hal ini diketahui dari 100% pasien terkontrol diketahui 96,3% adalah pasien yang melakukan pengobatan dan 3,7% adalah pasien yang tidak melakukan pengobatan, Sedangkan dari 100% pasien tidak terkontrol diketahui 71,4% adalah pasien yang melakukan pengobatan dan 28,6% adalah pasien yang tidak melakukan pengobatan. Kata kunci: Penyakit Jnatung Koroner (PJK), Faktor risiko PJK, Tatalaksana non medikamentosa.} }