A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Puspita Arum }, title ={ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA (STUDI KASUS 10 KABUPATEN DAN 2 KOTA) ANALYSIS THE DETERMINANTS OF HUMAN DEVELOPMENT INDEX (HDI) IN SULAWESI TENGGARA PROVINCE (CASE STUDY 10 DISTRICT}, year={2020}, url={https://etd.umy.ac.id/id/eprint/1338/}, abstract={Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan angka indeks yang merepresentasikan tentang kualitas masyarakat di suatu wilayah. Tentu apabila terjadi suatu kondisi di salah satu sektor manusia terganggu, maka tidak dapat dipungkiri angka IPM tersebut dapat menurun atau bahkan lebih buruk lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pertumbuhan Ekonomi (PDRB), Jumlah Penduduk, Angka Partisipasi Sekolah (APS), Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Tenggara tahun 2014-2018 Studi Kasus 10 Kabupaten dan 2 Kota. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari data time series dan cross section periode 2014-2018 di Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Model regresi yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda (Ordinary Least Squares Regression Analysis) dengan menggunakan data panel dan dengan menggunakan pendekatan efek tetap (Fixed Effect Model). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil dua variabel yaitu Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk berpengaruh positif dan signifikan sedangkan variabel Angka Partisipasi Sekolah berpengaruh positif dan tidak signifikan dan varibel Kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Tenggara. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah: Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus lebih mengoptimalkan lagi output pendapatan perkapita, alokasi pendidikan yang optimal, peningkatan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja demi kesejahteraan masyarakat.} }