@thesis{thesis, author={Amri Nurul }, title ={STUDI KOMPARATIF PERJANJIAN BAGI HASIL MENURUT KUH PERDATA DENGAN AKAD MUSYARAKAH MENURUT UNDANG-UNDANG PERBANKAN SYARIAH }, year={2013}, url={http://eprints.umk.ac.id/2400/}, abstract={Skripsi yang berjudul “STUDI KOMPARATIF PERJANJIAN BAGI HASIL MENURUT KUH PERDATA DENGAN AKAD MUSYARAKAH MENURUT UNDANG-UNDANG PERBANKAN SYARIAH” ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan perjanjian bagi hasil menurut KUH Perdata dengan akad musyarakah menurut Undang-undang Perbankan Syariah dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan akad musyarakah di perbankan syariah masih memerlukan aturan yang termuat dalam KUH Perdata. Metode pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif. Dalam teknik pengumpulan data, penulis menggunakan data sekunder yang mencakup bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Selain itu penelitian ini didukung oleh data primer yang diperoleh dari penelitian di lapangan. Setelah data diperoleh, maka disusun secara sistematis dan selanjutnya dianalisa secara normatif-kualitatif. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa perjanjian bagi hasil mempunyai banyak persamaan dengan akad musyarakah. Di antara persamaannya adalah bahwa keduanya sama-sama lahir dari asas kebebasan berkontrak yang berdasar pada Pasal 1338 KUH Perdata. Pembeda yang paling utama antara keduanya adalah prinsip syariah menurut UUPS yang tidak dikenal dalam KUH Perdata. Faktor-faktor yang menyebabkan akad musyarakah di perbankan syariah masih menggunakan aturan yang termuat dalam KUH perdata adalah faktor historis, faktor politis, serta faktor yuridis dan kepastian hukum. Kata Kunci : Perjanjian Bagi Hasil, Kitab Undang-undang Hukum Perdata, Akad Musyarakah, Undang-undang Perbankan Syariah. } }