@thesis{thesis, author={Rahmawati Lufita Devi}, title ={Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantu Jaring-Jaring Bongkar Pasang dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas V SD 2 Tumpangkrasak}, year={2014}, url={http://eprints.umk.ac.id/3139/}, abstract={Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SD 2 Tumpangkrasak. Dengan KKM 60, ketuntasanbelajarklasikalpada ulangan tengah semester I hanya 60,87% dan nilai rata-rata kelas 56,96. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakahpenerapan model pembelajaranproblem based learningberbantujaring-jaringbongkarpasangdapatmeningkatkanhasilbelajar, aktivitas belajarmatematikasiswa dan pengelolaan pembelajaran gurukelas V SD 2 Tumpangkrasak? Tujuan penelitian ini untuk meningkatkanhasilbelajar, aktivitas belajarmatematikasiswa dan pengelolaan pembelajaran gurukelas V SD 2 Tumpangkrasak. Solusi permasalahan dari peneliti adalah dengan menerapkan model pembelajaranproblem based learningberbantujaring-jaringbongkarpasang. modelpembelajaranproblem based learningadalah model pembelajarandenganbelajarpenemuan yang menjadikanmasalahkontekstualsebagaidasaruntukmenemukanpengetahuanbaru.langkah-langkahdalamproblem based learning adalah (1) orientasisiswapadamasalahkontekstual, (2) mengorganisasisiswauntukbelajar, (3) membimbingpenyelidikanindividumaupunkelompok, (4) mengembangkandanmenyajikanhasilkarya, (5) menganalisisdanmengevaluasi proses pemecahanmasalah.Jaring-jaringbongkarpasangadalah media pembelajaranberasaldaribarangbekas. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 2 siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Lokasi penelitian di SD 2 Tumpangkrasak, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 2 Tumpangkrasak tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 23 orang, 7 siswalaki-lakidan 16 siswaperempuan.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaterjadipeningkatanhasilbelajar, aktivitasbelajarmatematikasiswadanpengelolaanpembelajaran guru yang signifikan darisiklus I kesiklus II.Nilai rata-rata kelas meningkat dari 78,84 menjadi 86,96 denganketuntasanbelajarklasikaldari 73,91% menjadi 91,30%. Aktivitasbelajarmatematikasiswameningkat dari 2,83dengankriteriabaik menjadi 3,22 dengankriteriasangatbaik. Pengelolaanpembelajaran guru meningkat dari 3,65dengankriteriasangatbaik pada menjadi 3,78 dengankriteriasangatbaik. Jadipenelitianinisesuaidenganhipotesistindakanbahwa model pembelajaranproblem based learningberbantujaring-jaringbongkarpasangdapatmeningkatkanhasilbelajar, aktivitas belajarmatematikasiswa dan pengelolaan pembelajaran gurukelas V SD 2 Tumpangkrasak. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran problem based learning berbantu jaring-jaring bongkar pasang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran dalam penelitian ini, guru sebaiknya menerapkan model pembelajaran problem based learning dan memilih media pembelajaran yang dapat mendukung dalam proses penemuan. } }