@thesis{thesis, author={DWIANTI IKA }, title ={THE USE OF ROLE PLAY TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA N 1 JEKULO KUDUS IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 }, year={2014}, url={http://eprints.umk.ac.id/3421/}, abstract={Peningkatankemampuanberbicarabahasainggrismuriddapatditingkatkanjikamengajarberbicaramenggunakanteknikpengajaran yang tepat.Bermainperanadalahsalahsatuteknikpengajaran yang tepatuntukmeningkatkankemampuanberbicarabahasainggrismurid.Teknikinidigunakanuntukmengatasikurangnyapercayadiripadamuriddalamberbicarabahasainggris.Itudisebabkanolehaktivitasdalamteknikbermainperan yang manamuridmemerlukanpersiapan, praktik and penampilanbermainperannyadengankelompokmereka.Itumembuatmuridlebihpercayadiriuntukberbicarabahasainggriskarenamerekasudahmempersiapkanpercakapanmerekadenganbaik.Teknikbermainperanjugameningkatkankreativitasmuriddalamberbicarabahasainggris.Itudisebabkanolehbeberapaaktivitasdalamteknikbermainperan.Muridharusmencaritambahankosa kata berdasarkansituasiperanmereka.Muridharusmenciptakanpercakapan yang berbedadari yang lain. Penelitianinimempunyaitujuanuntukmengetahuiapakahadaperbedaan yang pentingantarakemampuanberbicaramuridkelassebelas SMA N 1 Jekulo Kudus di tahunajaran 2013/2014 sebelumdansesudahdiajardenganmenggunakanteknikbermainperan. Iniadalahsebuahpenelitianpercobaan.Penulismenggunakansatukelompok.Populasi yang digunakanadalahmuridkelassebelas SMA N 1 Jekulo Kudus di tahunajaran 2013/2014 yang manacontohnyaadalahkelas XI BAHASA.Materi yang digunakanadalahteks narrative. Yang pertama, penulismemberikanpre test, and kemudianmemberikan treatment selamaempatpertemuan, dan yang terakhirmemberikanpost testuntukmengetahuihasilperbedaankemampuanberbicaramuridsebelumdansesudahdiajardenganmenggunakanteknikbermainperan. Hasildaripercobaanmenunjukkanbahwa rata-rata pre testadalah 54,38denganstandardeviasi 6,30 dan rata-rata post testadalah 72,09 denganstandardeviasi 5,32.itu ditemukan t-observation adalah 5,70. dalam level of significance 5% dari degree of freedom (df) N-1 (34-1=33), dan t-table (tt) 2,04. dalam kata lain t-observation jatuhpadadaerahkritis. Olehkarenaitu, dapatdikatakanbahwa the null hypothesis ditolak, sementarahipotesispenelitianditerima.Jadi, hasilpenilitianiniadalah “adaperbedaan yang pentingantarakemampuanberbicaramuridkelassebelas SMA N 1 Jekulo Kudus di tahunajaran 2013/2014 sebelumdansesudahdiajardenganmenggunakanteknikbermainperan”. Berdasarkanhasilpenelitian di atas, penulismenyarankanbahwa guru harusmenggunakanteknik yang menarikdantepatdalam proses belajarmengajar. Ituuntukmembuatmuridaktifdanmerasa enjoy di dalamkelas. } }