@thesis{thesis, author={Setiyono. Doni }, title ={ANALISA PENGARUH PUTARAN PADA MESIN PENGIRIS TEMPE }, year={2014}, url={http://eprints.umk.ac.id/3962/}, abstract={Tempe adalah jenis makanan yang mengandung banyak protein, serat, dan nutrisi yang mudah dicerna oleh tubuh. Salah satu produksi dari tempe adalah mengolahnya menjadi keripik tempe. Kripik tempe merupakan olahan makanan yang berbahan baku tempe, dimana olahan tersebut sangatlah renyah saat dikonsumsi. Dikarenakan karena proses pengirisannya yang sangat tipis dan merata. Dari analisa proses pengirisan tempe mendapatkan kesimpulan bahwa kecepatan putaran, kematangan tempe, mempengaruhi hasil kapasitas juga kualitas pengirisan tempe tersebutPada kecepatan putaran 187 rpm didapatkan kapasitas rata – rata 26, 67 dimana setiap sekali irisan membutuhkan 0, 89 detik. Dengan ketebalan irisan 2, 17 mm dan kelayakan 16, 33 irisan / 30 detik. Pada kecepatan putaran 200 rpm didapatkan kapasitas rata – rata 25, 33 dimana setiap sekali irisan membutuhkan 0, 84 detik. Dengan ketebalan irisan 2, 25 mm dan kelayakan 13 irisan / 30 detik. Pada kecepatan putaran 230 rpm didapatkan kapasitas rata – rata 18, 67 dimana setiap sekali irisan membutuhkan 0, 62 detik. Dengan ketebalan irisan 2, 32 mm dan kelayakan 11, 67 irisan / 30 detik. } }