@thesis{thesis, author={Nur Alriati Eva}, title ={Mengatasi Prokrastinasiakademik Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Behavior Contract Siswa Kelas X Teknik Pemesinan 5 Smk Wisudha Karya Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015 }, year={2015}, url={http://eprints.umk.ac.id/4731/}, abstract={Penelitianinibertujuanmendeskripsikantingkatprokrastinasisiswakelas X TeknikPemesinan 5 SMK WisudhaKarya Kudus TahunPelajaran 2014/2015sebelumdansetelahdiberilayanankonselingkelompokdenganteknikbehavior contract, mendeskripsikanpenerapanlayanankonselingkelompokdenganteknikbehavior contractuntukmengatasiprokrastinasisiswakelas X TeknikPemesinan 5 SMK WisudhaKarya Kudus TahunPelajaran 2014/2015. Prokrastinasimerupakanperilakumenunda-nundadalammenyelesaikanataupunmenunda-nundadalammemulaisuatupekerjaan yang berkaitandenganbidangakademik.Layanankonselingkelompokadalahsalahsatulayanan yang adadalambimbingandankonseling yang membahaspermasalahan yang dialamiolehanggotakelompokdenganmemanfaatkandinamikakelompok.Teknikbehavior contractadalahpersetujuanantaradua orang (konselordanklien) untukmengubahperilakutertentupadaklienmelaluikartukontrak yang telahdisepakatiolehkliendankonselor. Penelitiantindakankelasiniakandilaksanakan di kelas X TeknikPemesinan 5 SMK WisudhaKarya Kudus dengansubjekpenelitian 10 siswalaki-laki. Prosedurpenelitianinimelaluiduasiklus, yaitusiklus 1 dansiklus 2 sertasetiapsiklusterdiridari 3 kali pertemuan.Setiappertemuanmelaluiempattahap, yaituperencanaan, pelaksanaan, pengamatan, danrefleksi.Variabelbebasdalampenelitianiniadalahlayanankonselingkelompokdenganteknikbehavior contract.Sedangkanvariabelterikatadalahprokrastinasi.Teknikpengumpulan data menggunakanteknikwawancara, observasi, dandokumentasi.Analisis data yang digunakanadalahanalisis data deskriptif-kualitatif. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaprokrastinasidapatdiatasidenganbaikmelaluilayanankonselingkelompokdenganteknikbehavior contract. Hal iniditunjukkandenganperolehan rata-rata padasiklus I sebesar 34,4% dengankategorisangatkurang, kemudianpadasiklus II memperoleh rata-rata sebesar 75,4% dengankategoribaikdanhasiltersebutcukupsignifikansertatelahmencapaiindikatorkeberhasilan. Perolehanhasiltersebutdidukungdenganhasil rata-rata aktivitaspenelitipadasiklus I sebesar 44,3%(kurang) danpadasiklus II sebesar 80%(baik). Berdasarkanhasilpenelitian yang telahdilakukandapatdisimpilkanbahwaprokrastinasipadasiswakelas X TeknikPemesinan 5 SMK WisudhaKarya Kudus TahunPelajaran 2014/2015 dapatteratasidenganbaikmelaluilayanankonselingkelompokdenganteknikbehavior contract.Dengandemikianhipotesistindakan yang menyatakanbahwa “LayananKonselingKelompokDenganTeknikBehavior ContractDapatMengatasiProkrastinasiSiswaKelas X TeknikPemesinan 5 SMK WisudhaKarya Kudus TahunPelajaran 2014/2015” diterimadantelahmencapaiindikatorkeberhasilan. Untukitudisarankankepada guru bimbingandankonselingharuslebihinovatif, kreatif, variatif, daneklektifdalammembantumengentaskanpermasalahansiswa.Kepadalembaga/sekolahhendaknyamemberikan jam masukkelaskepada guru bimbingandankonseling agar tampakperanan guru bimbingandankonseling di dalamsekolah. Kepadasiswahendaknyadapatsegeramelakukanhal yang harusdikerjakan(tugas) ketikahalitumemangharusdikerjakan. } }