@thesis{thesis, author={ ANGGREANI FEBY}, title ={ PENGARUH STRES KERJA, BUDAYA ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI SKM (SIGARET KRETEK MESIN) PADA PR. SUKUN GROUP Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan jenjang pendid}, year={2017}, url={http://eprints.umk.ac.id/7656/}, abstract={Sumber daya manusia pada hakekatnya merupakan salah satu modal dan memegang peranan penting dalam keberhasilan dalam suatu perusahaan. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik merupakan kunci sukses tercapainya tujuan perusahaan. Untuk menilai kualitas dari sumber daya manusia yang ada dapat diukur dari kinerja karyawan. Stres kerja, budaya organisasi dan lingkungan kerja termasuk faktor penting dalam mencapai suksesnya tujuan perusahaan. Dalam rangka mengetahui besarnya pengaruh tentang stres kerja, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, penulis melakukan penelitian mengenai pengaruh antara stres kerja, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh stres kerja, budaya organisai, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi SKM PR.Sukun Group. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yaitu melalui pembagian kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa Y = 5,642 + 0,289 X1 + 0,189 X2 + 0,432 X3. Variabel yang mempengaruhi kinerja karyawan secara parsial adalah stres kerja sebesar 28,9 %, budaya organisasi sebesar 18,9 %, dan lingkungan kerja 43,2 %. Secara simultan (f) menunjukkan bahwa keempat variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Angka adjusted R square 0,339. Artinya pengaruh variabel independen yang terdiri dari stres kerja, budaya organisasi, dan lingkungan kerja sebesar 33,9 % terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan anka tersebut berarti ada variabel independen di luar model regresi ini yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan yaitu 66,1%. } }