@thesis{thesis, author={Putri Lathifah Yuditiyani}, title ={UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI PEMODERASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Kasus Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019)}, year={2021}, url={http://eprints.unisbank.ac.id/id/eprint/7807/}, abstract={Tujuan penelitan ini untuk menguji pengaruh financial distress, audit tenure, debt default, profitabilitas dan likuiditas terhadap penerimaan opini audit going concern dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2019 dengan sampel 51 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh audit tenure dan likuiditas terhadap penerimaan opini audit going concern. Sedangkan financial distress, audit tenure, debt default, profitabilitas dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern serta ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh financial distress, debt default, dan profitabilitas terhadap penerimaan opini audit going concern. Tujuan penelitan ini untuk menguji pengaruh financial distress, audit tenure, debt default, profitabilitas dan likuiditas terhadap penerimaan opini audit going concern dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2019 dengan sampel 51 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan mampu memoderasi pengaruh audit tenure dan likuiditas terhadap penerimaan opini audit going concern. Sedangkan financial distress, audit tenure, debt default, profitabilitas dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern serta ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh financial distress, debt default, dan profitabilitas terhadap penerimaan opini audit going concern.} }