@thesis{thesis, author={Wahid Gufron}, title ={Pengaruh Dosis Pupuk Majemuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) }, year={2012}, url={http://eprints.umk.ac.id/960/}, abstract={Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk majemuk NPK terhadap pertumbuhan dan dosis pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon (Cucumis melo L.) Penelitian dilaksanakan sejak bulan Mei 2012 sampai dengan Juli 2012 di Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, pada jenis tanah latosol dengan pH 5,5-6,5. Penelitian dilakukan di lahan sawah dengan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu, dosis pupuk majemuk NPK tiga level; 53,5 g/tanaman (D1), 63,5 g/tanaman (D2), 73,5 g/tanaman (D3). Faktor kedua yaitu, pupuk kandang sapi tiga level; 10 ton/ha (K1), 15 ton/ha (K2), 20 ton/ha (K3), sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan. Dosis Pupuk Majemuk NPK berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 14, 21 dan 28 HST, brangkasan segar, brangkasan kering, volume buah, kadar gula dan bobot buah. Bobot buah tertinggi terdapat pada perlakuan dosis pupuk majemuk NPK 73,5 g/tanaman (D3) yaitu 2,12 kg sedangkan terendah pada perlakuan dosis 53,5 g/tanaman (D1) yaitu 1,92 kg. Pupuk kandang sapi berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan yang diamati dan tidak terjadi interaksi pada semua pengamatan Kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan dosis pupuk majemuk NPK 63,5 g/tanaman dengan perlakuan dosis pupuk kandang sapi 20 t/ha (D2K3) yang memberikan bobot buah sebesar 2,17 kg sedangkan hasil terendah terdapat pada perlakuan pemberian dosis pupuk majemuk NPK 53,5 g/tanaman dengan dosis pupuk kandang sapi 10 t/ha (D1K1) sebesar 1,78 kg. } }