@thesis{thesis, author={Dinata Jovita}, title ={Strategi Public Relations Dalam Membentuk Brand Image Baru Panorama Jtb Tours Indonesia}, year={2018}, url={http://kc.umn.ac.id/6105/}, abstract={Bonus demografi pada tahun 2020 di Indonesia mendorong daya konsumsi masyarakat yang lebih baik dan berdampak pada pembangunan ekonomi di sektor agrikultur dan industri, khususnya pariwisata. Hal ini memberikan keuntungan kepada perusahaan yang bergerak di sektor terkait, salah satunya Panorama Tours. JTB Corporation yang merupakan perusahaan tur dan travel terbesar dan tertua di Jepang melihat Indonesia sebagai target pasar berprospek dan mereka ingin mendapatkan market share. Di wilayah ASEAN, Panorama Tours belum dapat menguasai pasar karena persaingan ketat dan brand awareness yang rendah. Maka sebagai masing-masing strategi bisnis perusahaan, Panorama Tours melakukan merger dengan JTB Corporation dan melakukan rebranding menjadi Panorama JTB Tours Indonesia. Beberapa konsep yang dipilih oleh peneliti untuk mendukung penelitian ini, diantaranya fungsi dan peran public relations dalam organisasi, faktor public relations, corporate image, branding, rebranding, dan perencanaan strategis public relations Ronald D. Smith. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi public relations yang dijalankan dan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menganalisis mengapa strategi public relations tersebut berhasil dalam membentuk brand image baru Panorama JTB Tours Indonesia. Paradigma yang digunakan adalah postpositivistik dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan wawancara, kemudian diuji keabsahannya dengan konstruksi validitas. Dari hasil penelitian, faktor-faktor yang mendukung keberhasilan program rebranding Panorama JTB Tours Indonesia di tahun pertama ini adalah menggunakan pendekatan rebranding brand amalgamation, perusahaan memiliki atensi yang tinggi terhadap internal, memiliki pemetaan publik, memilih strategi proaktif aksi dan komunikasi, menggabungkan komunikasi verbal dan nonverbal dengan konsisten, serta menggunakan empat taktik strategis, yang terdiri komunikasi interpersonal, komunikasi organisasi, berita media, iklan, dan promosi.} }