@thesis{thesis, author={Desmayeti Fefi}, title ={HUBUNGAN DIPLOMATIK INGGRIS DAN EKUADOR PASCA PEMBERIAN SUAKA POLITIK OLEH EKUADOR TERHADAP JULIAN ASSANGE (2012)}, year={2014}, url={}, abstract={(i)ABSTRAKFefi Desmayeti. Hubungan Diplomatik Inggris dan Ekuador PascaPemberian Suaka Politik Oleh Ekuador Terhadap Julian Assange (2012).Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Universitas Padjadjaran. Bandung, Oktober 2012.Keputusan pemerintah Ekuador yang memberikan suaka politik kepadapendiri Wikileaks, Julian Assange berimbas pada hubungan diplomatik yangterjalin antara Ekuador dan Inggris. Inggris selaku negara yang secara defactomerupakan tempat Assange bermukim saat ini tidak mengakui legalitas suakapolitik dalam kantor kedutaan. Mekanisme pemberian suaka politik di kantorkedutaan menimbulkan perdebatan diantara pihak yang pro dan kontra.Perdebatan antara hak bagi setiap negara untuk memberikan suaka politikterhadap orang yang mereka inginkan dan tugas serta wewenang yang seharusnyadilaksanakan negara pengirim dikantor kedutaan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui bagaimana suaka politik dapat mempengaruhi hubungandiplomatik antara dua negara.Dalam upaya untuk memahami penelitian ini, penulis menggunakanmetode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupastudi kepustakaan, wawancara, analisa dokumen, serta sumber internet untukmengetahui hubungan diplomatik antara Inggris dan Ekuador baik sebelum,maupun sesudah suaka politik diberikan. Dalam penelitian ini peliti menggunakanhukum internasional untuk melihat legalitas suaka politik di dalam kantorkedutaan yang merupakan fenomena yang sedang diteliti peneliti serta teorikepentingan nasional dan politik internasional untuk melihat kepentingan dariInggris dan Ekuador dalam melihat masalah ini.Penelitian yang dilakukan menghasilkan kesimpulan bahwa hubungandiplomatik antara Inggris dan Ekuador memburuk setelah suaka diberikan kepadaAssange. Dalam penelitian ini juga diketahui bahwa hubungan diplomatik antaraInggris dan Ekuador juga sempat memburuk sejak terpilihnya Rafael Correasebagai presiden Ekuador. Correa yang dikenal anti-imperialis mendeklarasikanketidaksetujuannya terhadap Free Trade Area dan komitmennya yang tinggiterhadap penegakan HAM. Pemberian suaka politik terhadap Julian Assangeseperti membuka kembali hubungan buruk antara kedua negara tersebut.Kata Kunci: Suaka politik, Hubungan Diplomatik, Inggris, Ekuador, dan JulianAssange.} }