@thesis{thesis, author={Nurdayat Ius Padli}, title ={UJI KINERJA DAN ANALISIS EKONOMI MESIN VACUUM FRYING}, year={2018}, url={}, abstract={Teknologi penggorengan vakum adalah suatu alternatif untuk meningkatkan nilai ekonomis dari berbagai olahan pangan. Penggorengan vakum dilakukan sebagai cara untuk mengolah bahan pangan dengan kadar air tinggi yang tidak dapat dilakukan oleh penggorengan konvensional. Salah satu bahan pangan yang dapat diolah dengan menggunakan teknologi penggorengan vakum adalah kentang. Pada umumnya kentang diolah menjadi keripik yang melalui proses penggorengan konvensional. Dengan penggunaan teknologi penggorengan vakum, keripik kentang yang dihasilkan mampu mempertahankan warna, rasa, dan aroma yang terdapat pada kentang. Penelitian ini dilakukan karena belum belum adanya data uji kinerja dan analisis ekonomi mesin vacuum frying yang ada di Taman Teknologi Pertanian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Berdasarkan hasil uji kinerja, mesin vacuum frying mampu mencapai tekanan vakum 630-640 mmHg, suhu penggorengan 800C, lama penggorengan 122 menit, persentase keutuhan 47,66%, rendemen 16%, konsumsi bahan bakar LPG 0,46 kg/jam dan tingkat kebisingan 71 dB. Analisis ekonomi meliputi biaya produksi, harga pokok produksi, titik impas dan kelayakan usaha yang meliputi Net Present value (NPV), benefit cost ratio analysis (BC Rasio), Internal Rate of Return (IRR) dan payback period analysis (PBP). Berdasarkan analisis ekonomi, pada umur proyek sepuluh tahun didapatkan HPP keripik kentang sebesar Rp 16.305,875 per 100 gram, dengan titik impas 3.840 kg, BC Rasio sebesar 1,004, NPV sebesar Rp 1.235.755 pertahun, IRR sebesar 11,83%, dan PBP selama 5,92 tahun.} }