@thesis{thesis, author={S. Mohammad Tantowi}, title ={KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAERAH TANGKAPAN AIR (DTA) CITANDUY BAGIAN HULU SERTA KAITANNYA TERHADAP FORMASI BATUAN PENYUSUN DI WILAYAH KABUPATEN CIAMIS}, year={2019}, url={}, abstract={Daerah Tangkapan Air (DTA) Citanduy bagian hulu terletak di Kabupaten Ciamis dan sebagian Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Daerah Tangkapan air ini merupakan salah satu dari 22 DAS yang berada dalam kondisi kritis dan menjadi DAS prioritas untuk dikelola. Karakteristik geologi dan morfometri Daerah Tangkapan Air menjadi parameter dasar dalam pengelolaan suatu DAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara formasi batuan dan morfometri di daerah penelitian. Secara geografis, daerah penelitian termasuk dalam DAS Citanduy yang berada pada koordinat 108° 19` 13.9332" BT sampai 108° 31` 31.0656" BT dan 7° 29` 37.1616" LS sampai 7° 22` 29.244" LS dengan luas daerah 180,1 km2. Data topografi, pola pengaliran sungai, citra Digital Elevation Model (DEM), dan data geologi regional telah dikumpulkan, diolah, dan dianalisis untuk mendapatkan berbagai parameter karakteristik litologi dan morfometri di daerah penelitian. Karakteristik morfometri yang digunakan dalam penelitian ini adalah panjang sungai utama (Lb), lebar sub-DAS (W), keliling (P) dan luas (A), nisbah percabangan (Rb), panjang sungai utama (Lb), kerapatan pengaliran (Dd), frekuensi sungai (Fs), nisbah tekstur (Rt), nisbah kelonjongan (Re), nisbah kebundaran (Rc), dan nisbah bentuk (Rf). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun atas 2 jenis litologi (batuan vulkanik dan batuan sedimen) yang terbagi kedalam 7 Formasi Batuan, yaitu Formasi Jampang, Formasi Halang, Formasi Bentang, Formasi Tapak, Hasil Gunung Api Tua, Endapan Undak, dan Endapan Aluvium. Berdasarkan karakteristik morfometrinya, daerah penelitian memiliki nilai rata-rata untuk sedimen Lb yaitu 3,621 km, W sebesar 0,630 km, P sebesar 8,244 km, A sebesar 2,76 km2 , Rb 2,953, Dd 1,256 km/ km2, Fs 3,967 km2, Rt 1,029 km, Re 0,268, Rc 0,445, dan Rf 0,249. Untuk batuan vulkanik memiliki nilai rata-rata Lb yaitu 3,759 km, W sebesar 0,726 km, P sebesar 8,7487 km, A sebesar 3,394 km2, Rb 2,984, Dd 1,785 km/ km2, Fs 13,687 /km2, Rt 2,043 / km2, Re 0,290, Rc 0,483, dan Rf 0,286. Sebanyak 18 sub subdas tersusun atas litologi batuan vulkanik dan 22 sub subdas tersusun atas litologi batuan sedimen.} }