@thesis{thesis, author={Nurbayanti Siti Hesti}, title ={KOEKSPRESI CHAPERONE UNTUK MENINGKATKAN EKSPRESI SINGLE CHAIN VARIABLE FRAGMENT (scFv) TERHADAP VIRUS CHIKUNGUNYA DALAM Escherichia coli Origami B (DE3)}, year={0000}, url={}, abstract={Chikungunya merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus chikungunya (CHIKV) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus dengan gejala umum demam, ruam pada kulit, dan nyeri pada persendian yang dapat berlangsung lama. Metode deteksi cepat yang sudah tersedia adalah immunokromatografi untuk mendeteksi IgM CHIKV. Sebagai pengganti antibodi monoklonal dapat digunakan Single Chain Variable Fragment (scFv) yang merupakan bagian dari antibodi yang masih memiliki sisi pengikatan terhadap E2. Penelitian ini bertujuan untuk mengekspresikan scFv-BAD anti E1E2 CHIKV dalam sistem ekspresi Escherichia coli dan dengan koekspresi tiga molekul chaperone GroEL, GroES dan Trigger Factor (TF) yang berperan untuk meningkatkan kelarutan protein. scFv diekspresikan dalam bentuk fusi dengan Biotin Acceptor Domain untuk memperoleh scFv-BAD terbiotinilasi yang berguna agar dapat berinteraksi dengan membrane nitroselulosa yang mengandung streptavidin pada metoda immunokromatografi. Sel inang E. coli Origami B yang membawa plasmid pET21b-scFv-BAD dan pET21b-scFv-BAD/pGTf3 digunakan untuk mengekspresikan scFv-BAD dibawah kontrol promotor T7. scFv-BAD terbiotinilasi kemudian dimurnikan menggunakan kolom Ni2+-NTA. Hasil penelitian menunjukkan scFv-BAD berhasil diekspresikan dengan diperolehnya pita pada ukuran ~32 kDa. Perbandingan hasil ekspresi menunjukkan koekspresi chaperone meningkatkan perolehan protein terlarut dari 24.405 µg/mL menjadi 318.097 µg/mL.} }