@thesis{thesis, author={Abigail Levia}, title ={Periodontitis pada Ibu Hamil dan Kejadian Preeklamsia: Sebuah Tinjauan Cakupan}, year={0000}, url={}, abstract={Pendahuluan: Periodontitis pada ibu hamil dapat menyebabkan beberapa risiko komplikasi kehamilan, salah satunya adalah preeklamsia. Preeklamsia merupakan penyebab ketiga tertinggi mortalitas maternal menurut WHO. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau studi dan memetakan mekanisme biologis periodontitis pada ibu hamil dengan kejadian preeklamsia, dan memberikan informasi terkini beserta dengan bukti ilmiah. Metode: Metode penelitian adalah scoping review dengan menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Review (PRISMA-ScR) sebagai instrumen pelaporan. Pencarian dilakukan dengan menggunakan kata kunci, limit function, dan kriteria inklusi yaitu artikel yang membahas mengenai hubungan periodontitis pada ibu hamil dengan kejadian preeklamsia, artikel full-text yang dapat diakses, dan artikel berbahasa Inggris atau bahasa Indonesia, dengan menggunakan Pubmed, EBSCOHost, Research Gate, dan Google Scholar. Hasil: Delapan belas artikel memenuhi kriteria inklusi. Enam belas artikel menyatakan adanya hubungan signifikan antara periodontitis dan preeklamsia pada ibu hamil, sedangkan dua artikel tidak menemukan ada hubungan signifikan antara periodontitis dan preeklamsia pada ibu hamil. Empat artikel diantaranya menyimpulkan bahwa perawatan periodontal sebelum dan selama kehamilan dapat mengurangi risiko kejadian preeklamsia. Simpulan: Sebagian besar studi menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara periodontitis pada ibu hamil dan kejadian preeklamsia. Treatment periodontal untuk mengurangi risiko preeklamsia pada ibu hamil belum terbukti efektif, tetapi aman untuk dilakukan pada masa kehamilan. Studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan hubungan sebab akibat antara periodontitis dan preeklamsia pada ibu hamil.} }