@thesis{thesis, author={Dr.Khadavi S.T. and TRIMARDIA Dya and Veronika S.T.}, title ={Pengaruh Penambahan Fly Ash Terhadap Kuat Tekan Beton Pada Self Compacting Concrete (SCC)}, year={2022}, url={http://repo.bunghatta.ac.id/10490/}, abstract={Self Compacting Concrete (SCC) yaitu beton yang dapat memadat sendiri tanpa bantuan alat vibrator. Untuk material yang digunakan yaitu ada air, semen, agregat kasar, agregat halus , dan ada penambahan bahan halus (fines) yang berfungsi sebagai pelumas, pengikatsehingga dapat meningkatkan flowability dan Workabilitynya. Serta ada bahan tambahan yaitu superplastilizer dengan dosis 0,75% yang berfungsi mengurangi air.Pada penelitian ini menggunakan faktor air semen 0,52, dan penambahan fines berupa fly ash dengan variasi persentase 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% .Untuk mengetahui kriteria dari beton SCC sendiri maka dilakukan dengan pengujian slump flow test yang mana pada pengujian ini didapatkan hasil pada persentase 0% yaitu 59 cm, 2,5% yaitu 56 cm, 5% yaitu 55 cm, 7,5% yaitu 54 cm dan 10% yaitu 52 cm, untuk pengujian slump J-ring didapat hasil pada presentase 0% yaitu 6 dtk, 2,5% yaitu 7 dtk, 5% yaitu 8 dtk, 7,5% yaitu 10 dtk dan 10% yaitu 12 dtk dan untuk pengujian V-funnel didapat hasil pada presentase 0% yaitu 10 cm, 2,5% yaitu 10 cm, 5% yaitu 9 cm,7,5% yaitu 8 cm dan pada presentase 10% yaitu 8 cm.Untuk dapat mengetahui tingkat kuat tekan beton sendiri dilakukan dengan tes uji kuat tekan pada setiap komposisi campuran pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari dengan menggunkan benda uji silinder. Dari hasil pengujian kuat tekan beton didapat nilai persentse campuran efesien yaitu pada presentase campuran 7,5% dengan nilai 25,855 Mpa pada umur rencana 28 hari.} }