@thesis{thesis, author={Eka Maidisa and Harne Julianti Tou and Wenny Widya Wahyudi}, title ={STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOMODITI KAYU MANIS DI KECAMATAN KELILING DANAU KABUPATEN KERINCI}, year={2018}, url={http://repo.bunghatta.ac.id/11006/}, abstract={Kerinci sebagai penghasil kulit manis (cassiavera) terbesar di dunia, produksi kulit manis petani Kerinci cukup besar satu hari bisa mencapai ribuan ton kulit manis yang dijual keluar daerah. Kecamatan Keliling Danau merupakan salah satu kecamatan penghasil kayu manis terbesar di Kabupaten Kerinci. Menurut data Kabupaten Kerinci tahun 2016, luas lahan tanaman kayu manis pada tahun 2016 seluas 4.623 hektar dengan luas tanaman yang menghasilkan 1.966 hektar. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat 2.657 hektar lahan tanaman kayu manis yang belum menghasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan agribisnis kayu manis di Kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu survey primer dan sekunder. Hasil studi yang diperoleh adalah kegiatan agribisnis kayu manis memiliki banyak potensi daripada masalah sehingga dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun Kecamatan. Adapun strategi untuk pengembangan agribisnis berdasarkan hasil analisis SWOT yaitu dari pengadaan sarana produksi, peningkatan sumberdaya manusia, pemanfaatan lahan, pengembangan pemasaran, pengadaan kelembagaan untuk meningkatkan modal dan pembentukan kelompok tani. Agar kegiatan agribisnis komoditi kayu manis dapat berjalan dengan baik diharapkan kepada pemerintah, swasta, dan petani agar dapat saling bekerjasama sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun daerah.} }