A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionntfah6pbmudud5t6m2e41u3k3li51012): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Gusnetti Gusnetti and Pandrianto Pandrianto and Romi Isnanda},
title ={PENGGUNAAN KATA SAPAAN KEKERABATAN DI DESA LUBUK SANAI KECAMATAN XIV KOTO KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU},
year={2018},
url={http://repo.bunghatta.ac.id/13005/},
abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kata sapaan di Desa
Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Aspek yang diteliti yaitu: bentuk kata sapaan kekerabatan inti dan bentuk kata
sapaan kekerabatan yang diperluas. Teori yang digunakan adalah teori tentang
kata sapaan yang dikemukakan oleh Syafyahya (2000), Abdul Chaer (2000) serta
Thamrin dan Gani (2008). Jenis penelitian ini dalah penelitian kualitatif dengan
metode deskriptif, sementara objek penelitian ini adalah masyarakat Desa Lubuk
Sanai, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Jumlah
informan sebanyak delapan orang yang terdiri dari empat laki-laki dan empat
perempuan, berusia antara 20> - <50 tahun dan 50> - <75 tahun. Hasil penelitian
ini menunjukkan ada delapan puluh dua kata sapaan, diantaranya: kata sapaan
kekerabatan inti berjumlah dua puluh empat kata sapaan, yakni: bak, bah, ayah,
uda, cik, we, ngah, tih, uwo, ne, ingah, buyuang, adik, sebut nama, supik, mas,
ibu, ibuk, abang, dodo, taci, ayuk, bunda, dan papa. Sementara kata sapaan
kekerabatan yang diperluas berjumlah lima puluh delapan kata sapaan, yakni:
dang, moyang, buyut, puyang, nek, ayek, nenek, moyang, muyang, muniang, dai,
datuk, non, andong, nun, uwan, induk, udo, tih, pak tuo, pak ngah, pak cik, cung,
uda, pak uwo, mak nah, mak ne, mak tih, etek, ibung, bucik, mak cik, mandak,
mak uwo, adih, uwo, aek, mak, cucik, bak, ngah, ne, sebut nama, nah, kandak,
uni, buyuang, supik, om, dodo, taci, mak neang, enda, mak ngah, ayuk, abang,
dan adik. oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Desa Lubuk
Sanai, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu telah
menggunakan beberapa bentuk variasi kata sapaan, baik kata sapaan kekerabatan
inti dan kekerabatan yang diperluas. hal ini dikarenakan adanya pengaruh bahasa
dari luar daerah dan perkembangan zaman.
Kata Kunci: Bentuk Kata Sapaan, Masyarakat Desa Lubuk Sanai.}
}