@thesis{thesis, author={Aldi Pratama and Burmawi Burmawi}, title ={ANALISIS SIFAT MEKANIK MATERIAL BAJA AISI 4340 AKIBAT PERBEDAAN TEMPERATUR PADA PERLAKUAN PANAS TEMPERING}, year={2022}, url={http://repo.bunghatta.ac.id/8494/}, abstract={Baja bisa dibaginya dalaam dua golongan ialah baja paduan rendah dan baja paduan tinggi atau baja paduaan khusus. Baja paduan rendah adalah baja yang sedikit mengandungkan unsur paduan dibawahh 10%, sedangkan baja paduan tinggi dapat mengandungkan unsur paduan diatas 10%. Salah satu paduan rendah yang banyak digunakaan dalam memproduksi komponen mesin yaitu baja AISI 4340. Tempering adalah metode pemanasan baja yang telah dikeraskan atau diperkeras. Alasan perlakuan panas tempering adalah untuk mengurangi kegetasaan pada baja dan meningkatkaan keuletannya. Namun yang terjadi permasalahan sejauh mana sifat yang memenuhi syaarat membentuk sifat yang diinginkan melalui proses tempering. Oleh karena itu diperlukan pengkajian lebih lanjut untuk memahami proses tempering ini. Pengkajian ini dapat dilakukan dengan cara menfariasikan temperatur tempering untuk memperbaiki sifat mekanik pada baja yang dapat dilakukan dengan beberapa uji material. Temperatur perlakuan dalam pengerasan memiliki pengaruh yang signifikan dalam memperoleh kembali keuletan dari baja, selanjutnya kita harus mengetahui dan mengetahui seberapa tinggi temperatur pada pengerasan yang harus dilakukan untuk menginduksi baja dengan karakteristik dan sifat mekanik tertentu. Pengerasan juga mengubah struktur mikro baja. Dengan mengubah struktur mikro baja. Dengan mengubah struktur mikro, sifat mekanik baja juga akan berubah. Kata kunci : Baja AISI 4340, Perlakuan panas tempering, Temperatur.} }