@thesis{thesis, author={KARWATI KARWATI}, title ={HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN RESILIENSI PERAWAT RUMAH SAKIT KRISTEN NGESTI WALUYO TAHUN 2023}, year={2023}, url={http://repo.stikesbethesda.ac.id/3158/}, abstract={KARWATI. ?Hubungan antara beban kerja dengan resiliensi perawat Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo tahun 2023.? Latar belakang: Perawat seringkali dihadapkan pada tuntutan yang tinggi dalam pekerjaan, seperti tanggung jawab dalam merawat pasien yang kritis, jumlah pasien yang banyak, serta perubahan tugas yang cepat dan tidak terduga. Resiliensi tidak hanya di pengaruhi oleh faktor dari dalam diri individu saja, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor dari luar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara beban kerja dengan resiliensi perawat Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo tahun 2023. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat pelaksana di Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo. Tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsional random sampling dengan total 106 responden penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis bivariat menggunakan Chi Square. Hasil: Jenis kelamin terbanyak perempuan (74.5%), perawat terbanyak berusia >45 (52.8%), masa kerja terbanyak > 10 tahun (46.2%), tempat bekerja terbanyak terdapat pada ruang Bougenville dan ruang Gladiol-Mawar (13.2%), latar belakang pendidikan terbanyak D3 keperawatan (99.1%), perawat dalam kategori beban kerja ringan (57.5%), perawat kategori resiliensi baik(96.2%). Hasil uji independensi Chi Square menginformasikan bahwa nilai Asymp.Sig(2-sided) 0.827 >0.05. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara beban kerja dengan resiliensi perawat Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo tahun 2023. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi beban kerja perawat. Kata kunci: Beban kerja ? Resiliensi ? Perawat ? Rumah Sakit xix+145 hal+8 tabel+2 skema+20 lampiran Kepustakaan: 22, 2014-2022} }