@thesis{thesis, author={Aini Nurul}, title ={Zona Hambat Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzigium Aromaticum L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus}, year={2019}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/2847/}, abstract={Pendahuluan: Penyakit infeksi masih merupakan masalah yang cukup serius bagi negara berkembang seperti di Indonesia. Penemuan antibiotik baru masih dianggap lambat bila dibandingkan dengan masalah resistensi bakteri karena penggunaan antibiotik. Akhir-akhir ini ada kecenderungan untuk mengubah pengobatan dari penggunaan antibiotik dengan menggunakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat antibakteri. Salah satu tanaman antibiotik adalah bunga cengkeh. Bunga cengkeh (Syizigium aromaticum L) memiliki senyawa-senyawa antibakteri diantaranya Eugenol, Flavonoid, Tannin, dan Alkaloid yang bersifat menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan: Untuk mengetahui ada atau tidak zona hambat pada ekstrak bunga cengkeh (Syzigium aromzticum L) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode : desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang digunakan adalah bunga cengkeh yang didapatkan diperkebunan pacitan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Konsentrasi ektrak yang digunakan 0%, 40%, 60%, dan 80% yang diberi kertas cakram kemudian diletakkan diatas media NA yang telah diberi bakteri Staphylococcus aureus dan diinkubasi selama 24 jam. Hasil: berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan ekstrak bunga cengkeh (Syizigium aromaticum L) dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80%. Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian ekstrak bung cengkeh (Syizigium aromaticum L) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Sthapylococcus aureus. Kata kunci : bunga cengkeh, ekstrak, Staphylococcus aureus} }