@thesis{thesis, author={Agastia Adela}, title ={Uji Efektivitas Antimikroba Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L) Terhadap Bakteri Eschericia Coli}, year={2020}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/3851/}, abstract={Berbagai senyawa obat alami dari bahan tradisional semakin menunjukan peran penting sebagai pilihan lain untuk pengobatan. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai akan menimbulkan resistensi terhadap bakteri. Diperlukan pengobatan alami yang memiliki khasiat yang sama dengan antibiotik dan efek samping yang lebih kecil. Daun belimbing wuluh memiliki kandungan flavanoid,tannin,saponin dan alkaloid yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun belimbing wuluh terhadap pertumbuhan bakteri Eschericia coli. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen laboratoris dengan sampel bakteri Eschericia coli. Penyarian daun belimbing wuluh menggunakan metode maserasi dengan konsentrasi daun belimbing wuluh 10%,20%,30%,40% dan 50%. Sebagai kontrol positif menggunakan antibiotok kloroamfenikol, kontrol negatif menggunakan aquadest steril. Analisa data dengan coading dan tabulating. Pengujian antibakteri dilakukan secara Difusi metode cakram untuk mengetahui zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukan terbentuknya zona hambat pada masing?masing konsentrasi 10% sebesar 6mm, 20% sebesar 8mm, 30% sebesar 8.5mm, 40% sebesar 9mm dan 50% sebesar 10mm. Kloroamfenikol sebagai antibiotik menunjukan daya hambat sebesar 25mm. Ekstrak daun belimbing wuluh efektif sebagai antimikroba bakteri Eschericia coli dengan efektivitas terbesar pada konsentrasi 50%. Masyarakat dapat memanfaatkan daun belimbing wuluh sebagai alternative pengobatan pada infeksi bakteri Eschericia coli. Kata kunci : Daun Belimbing Wuluh, Eschericia Coli} }