@thesis{thesis, author={Rifai Ahmad}, title ={Porspektif Umbi Atau Umbi-Umbian Sebagai Media Pertumbuhan Jamur}, year={2020}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/3985/}, abstract={Pendahuluan: Indonesia merupakan negara tropis yang memungkinkan berbagai tanaman dapat tumbuh dengan baik, seperti umbi ganyong, umbi singkong, umbi jalar dan umbi garut. Umbi ganyong memiliki kandungan karbohidrat 75,46%, protein 5,8%, umbi singkong memiliki kadunganprotein 0,07 ?0,55%, karbohidrat sebesar 98,37-99,18%, umbi jalar memiliki kadar karbohidrat 31,11%, protein 7,54%, umbi garut protein 0,7g, karbohidart, 85,2g. Tujuan: reviewini untuk mengetahui bagaimanakah media dari bahan umbi-umbian dapat digunakansebagai media alami untuk pertumbuhan jamur. Metode penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan kriteria yang sesuai inklusi dan eksklusi literature review(PICOS) sebanyak delapan jurnal. Dengan subjek reviewumbi-umbian sepertiumbi ganyong, umbi singkong, umbi jalar dan umbi garut sebagai media alami. Jamur Candida albicans, Aspergillus nigerdan Aspergillus flalvus sebagai parameter uji. Pertumbuhan jamur dilihat secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil:literature reviewinididapatkan umbi-umbian dapat menumbuhkan jamur uji. Umbi yang paling baik untuk pertumbuhan jamur Candida albicansadalah umbi ganyong, umbi garut. Jamu Aspergillus niger adalah umbi jalar umbi garut dan umbi singkong. jamur Aspergillus flavus adalah adalah umbi singkong umbi jalar. Berdasarkan tingkat pertumbuhanya umbi yang paling baik yaitu yang pertama umbi ganyong, yang kedua umbi singkong disusul dengan umbi jalar dan yang terakhir umbi garut. Kesimpulan:dari literature reviewini, umbi-umbian (umbi ganyong, umbi singkong, umbi jalar dan umbi ungu) dapat digunakan sebagai media pertumbuhaan jamur Candida albicans, Aspergillus niger, danAspergillus flavus.Saran: Bagi akademik diharapkan dapat menjadi pembelajaran praktikum mikologi di laboratorium dari umbi-umbian.} }