@thesis{thesis, author={Halip Mohamad}, title ={Gambaran Daya Hambat Ekstrak Etanol Bunga Rosella Pada Pertumbuhan Bakteri Stapylococcus Aureus}, year={2016}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/5015/}, abstract={Infeksi merupakan keadaan masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh, kemudian berkembang biak dan menimbulkan penyakit. Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen utama pada manusia. Hampir setiap orang pernah mengalami berbagai infeksi oleh bakteri ini selama hidupnya, mulai dari keracunan makanan yang berat atau infeksi kulit yang kecil, sampai infeksi yang tidak bisa disembuhkan. Penanganan infeksi oleh bakteri secara umum dengan penggunaan antibiotic, namun penggunaan yang secara terus menerus akan menimbulkan resisten, sehingga diperlukan alternative pengobatan secara alami, dimana memiliki hasil yang bagus dan efek samping yang minimal. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui Gambaran daya hambat ekstrak etanol bunga rosella terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus . Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Sampel yang digunakan yaitu bakteri Staphylococcus aureus. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampel. Variabel pada penelitian ini adalah daya hambat ekstrak etanol. Analisa data menggunakan tabulating, yang kemudian dinyatakan dalam persentase. Hasil uji didapatkan pada konsentrasi 0,1% jumlah koloni yang tumbuh sebanyak 358 koloni, (23,2%) konsentrasi 0,25% jumlah koloni yang tumbuh sebanyak 130 koloni,(6,2%) konsentrasi 0,5% jumlah koloni yang tumbuh sebanyak 32 koloni,(1,9%) konsentrasi 1% jumlah koloni yang tumbuh sebanyak 11 koloni, sedangkan pada konsentrasi yang tertinggi 2% tidak ada koloni yang tumbuh. Disimpulan bahwa ekstrak bunga rosella (Hisbiscus sabdariffa L.) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi 2% dalam waktu 24 jam. Kata kunci : bakteri, Staphylococcus aureus, bungga rosella.} }