@thesis{thesis, author={Junaidah Junaidah}, title ={Uji Aktivitas Antibakteri Infusum Kulit Buah Delima Putih (Punica Granatum Linn) Terhadap Bakteri Escherichia Coli}, year={2016}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/5248/}, abstract={Penyakit yang disebabkan oleh bakteri masih banyak dijumpai di Indonesia. Salah satunyaadalah diare yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Pengobatannya adalah dengan antibakteri. Salah satunya adalah antibakteri yang terdapat pada kulit buah delima putihTujuan penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) infusum kulibuah delima putih (Punica granatum Linn) terhadap bakteri Escherichia coli. Metodpenelitian menggunakan deskriptif dengan alat ukut observasi. Pengujian dilakukan terhadapinfusum kulit buah delima putih dengan konsentrasi 2.5%, 3.0%, 3.5%, dan 4.0% yang diujikan terhadap bakteri Escherichia coli, dengan kepadatan bakteri 3x10 /mlmenggunakan metode difusi dengan Kirby-bauer. Berdasarkan pemeriksaan yang teladilakukan di Laboratorium STIKes ICMe Jombang, dapat diketahui bahwa pada konsentrasiinfusum kulit buah delima putih 2.5% dan 3.0% tidak terbentuk zona jernih, yang berartpada konsentrasi tersebut tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coliSedangkan pada konsentrasi 3.5% dan 4.0% terbentuk zona jernih yang berarti padkonsentrasi tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) infusum kulit buah delimputih adalah 3.5% dengan diameter 9 mm dan termasuk kategori kuat dalam menghambapertumbuhan bakteri Escherichia coli. Dengan hasil penelitian ini diharapkan masyarakabisa lebih memanfaatkan kulit buah delima putih. Kata kunci : Escherichia coli, Buah delima putih} }