@thesis{thesis, author={Saputri Chigita Puji}, title ={Gambaran Daya Hambat Ekstrak Sirih Cina (Peperomia Pellucida) Terhadap Pertumbuhan Klebsiella Pneumonia Dengan Metode Difusi Cakram (Studi Di Laboratorium Mikrobiologi Stikes Icme Jombang)}, year={2021}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/5763/}, abstract={Pendahuluan Klebsiella pneumonia yaitu bakteri gram negatif, yang merupakan salah satu bakteri penyebab utama dari infeksi seperti hanya pada infeksi nosokomial. Klebsiella pneumonia mampu menyebabkan penyakit diantaranya pneumonia, infeksi aliran darah, infeksi saluran kencing, infeksi pada luka bekas operasi dan meningitis, maka diperlukan terapi alami yaitu salah satunya menggunakan tumbuhan yang bersifat sebagai antibakteri salah satunya menggunakan sirih cina (Peperomia pellucida). Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran daya hambat ekstrak daun sirih cina (Peperomia pellucida) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia dengan konsentrasi 10%,20%, 30%, 40%, 50%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisa data yang digunakan adalah analisa data deskriptif yang diperoleh dengan menguji daya hambat ekstrak sirih cina (Peperomia pellucida) menggunakan metode difusi cakram. Sampel yang digunakan adalah biakan murni bakteri Klebsiella pneumonia. konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10%, 20%, 30%, 40%, 50% serta kontrol positif menggunakan gentamicin. Penggujian antibakteri dilakukan dengan difusi cakram. Hasil ekstrak sirih cina (Peperomia pellucida) dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, 50% menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia dengan rata-rata x zona hambat masing-masing yaitu 4 mm, 8 mm, 12 mm, 14 mm, 16 mm. Kesimpulan sirih cina (Peperomia pellucida) mampu menghambat bakteri Klebsiella pneumonia dengan potensi lemah 10%-20% dan berpotensi sedang pada konsentrasi 30%-50%. Kata kunci : Klebsiella pneumonia, Pneumonia, Sirih Cina, Antibiotik} }