@thesis{thesis, author={arigan Litermi Br.}, title ={Literature Review Hubungan Anemia Dengan Perdarahan Post Partum Pada Ibu Nifas}, year={2022}, url={http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/6290/}, abstract={Pengantar: Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester 1 dan 3 atau kadar haemoglobin kurang dari 10,5 gr% pada trimester 2. Seorang ibu dengan kondisi anemia pada masa kehamilan beresiko mengalami perdarahan, terutama perdarahan pada postpartum, yaitu karena terjadinya retensio sisa plasenta dan atonia uteri. Tujuan: Mengidentifikasi hubungan anemia dengan perdarahan post partum pada ibu nifas menurut data empiris lima tahun terakhir. Desain: Literature review. Sumber data: Pencarian menggunakan database Plos One, Google Google Scholar dan Thelancet, jurnal dengan topik yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2018-2021. Review metode: Pencarian jurnal menggunakan PICOS dengan keyword yang sesuai dengan penulisan. Jurnal dipilih dengan seleksi jurnal, seleksi abstrak dengan kriteria inklusi, ekslusi sehingga ditemukan jurnal yang dapat direview. Hasil: Literature review dari 10 jurnal yang sudah terpilih semuanya sesuai studi empiris 5 tahun terakhir (Id et al., 2022, Anger et al., 2019, Yurniati, 2019, Yasin et al., 2021, Frisca Dewi Yunadi, Rochany Septiyaningsih, 2019, Oktariza et al., 2020, Fasha & Rokhanawati, 2019, Oktaviani, 2018, Taqiyya et al., 2019, Daru et al., 2018). Semua refrensi jurnal tersebut menunjukkan ada hubungan anemia dengan perdarahan post partum pada ibu nifas. Kesimpulan: Pada 10 jurnal yang penulis riview semuanya menyatakan bahwa ada hubungan anemia dengan perdarahan post partum pada ibu nifas. Kata Kunci : anemia, perdarahan post partum, ibu nifas} }